"Satu di Saumlaki, Ibu Kota Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan satu lainnya di Kabupaten Maluku Barat Daya," ujarnya seusai memimpin apel pagi bersama dalam rangka Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2018 dan Penandatangan Komitmen Bersama "Kerja bersama tingkatkan kinerja" yang berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Ambon, Senin.
Kalau itu bisa dilaksanakan tahun 2018 ini, katanya, tentu akan membantu tugas-tugas keimigrasian di daerah perbatasan, sebab tahun 2017 sudah diproses tempatnya, dan mudah-mudahan akan segera diselesaikannya.
Selain itu, Kanwilkumham Maluku juga menata tim pengawasan orang asing atau Tim Pora, dan bersinerji dengan baik melibatkan pemda di wilayah-wilayah perbatasan supaya masuknya orang asing itu juga memberikan manfaat.
Priyadi mengatakan, minggu depan Presiden RI minta hasil karya narapidana dari daerah ini terutama yang berkaitan dengan minyak kayu putih.
"Minggu depan kami akan mengajak pimpinan lapas untuk menyerahkan hal itu yang penting adalah hasil karya murni narapidana," ujarnya.
Pewarta: John SoplanitEditor : John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.