"Jembatan penghubung tiga pulau ini sangat penting untuk membangun ibu Kota Provinsi Malut, yaitu Sofifi, dan lahirlah konsep tentang pembangunan jembatan Temadore," kata calon Gubernur Malut, Ahmad Hidayat Mus (AHM) saat menggelar kampanye dan silaturahmi dengan warga masyarat di Pulau Maitara Kecamatan Tidore Utara, Sabtu.
Menurut dia, konsep Temadore itu lahir ketika ia dalam perjalanan dari Jailolo menuju Ternate pada malam hari dan melihat Sofifi gelap gulita.
"Dari situ lahirlah konsep itu, dan saya pikir-pikir nama yang tepat untuk jembatan itu Temadore," kata AHM.
Ia menyatakan, jika jembatan Temadore dibangun maka akan menjadi salah satu tempat yang punya nilai tukar cukup tinggi di Malut.
Alasannya, jika Maitara bisa difokuskan untuk pembangunan wisata pulau.
"Temadore adalah ikon wisata, untuk itu Maitara akan diubah menjadi daerah wisata yang berkelas internasional. Kita akan bangun restoran apung di sekeliling Temadore," katanya.
AHM juga mengajak warga untuk mendukung program tol laut yang akan sangat besar manfaatnya bagi masyarakat di provinsi itu.
"Tahun 2019 mari kita juga sama-sama memenangkan Jokowi supaya program tol laut terus berjalan. Kita di Malut, mulai dari Taliabu, Obi, Bacan, Makian-Kayao Todore dan Ternate kita bisa merasakan tol laut ini," katanya.
AHM lebih jauh meminta masyarakat memberi kepercayaan kepada dirinya dan Rivai Umar untuk membangun Maluku Utara.
"Mari bersama kita membangun Malut yang lebih baik, maju dan sejahtera," katanya.
Pewarta: Abdul FatahEditor : John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.