Tual, 9/8 (Antaranews Maluku) - Kepala Kepolisian Resort Maluku Tenggara (Malra) Indra Fadhila Siregar, Kamis menerima langsung 70 Personel BKO Brimob Polda Maluku di halaman upacara Polres Malra di Langgur.

Kapolres mengungkapkan, kehadiran 70 personel anggota Brimob Polda Maluku di Polres Malra guna membantu menjaga kondisi kamtibmas khususnya di Malra jelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menangani sengketa Pilkada Malra.

"Adanya BKO merupakan kesiapan Polri dalam hal ini Polres Malra sesuai arahan Kapolda Maluku terkait adanya sidang putusan gugatan Pilkada Malra di MK", kata Indra.

Ia menegaskan, Polres Malra sudah melakukan persiapan. Apapun putusan MK di Jakarta baik itu ditolak ataupun diterima, personel bertugas sudah siap.

Jika gugatan diterima dan sidang dilanjutkan selama 45 hari ke depan, jika ditolak maka akan ada pleno penetapan dalam waktu dekat.

"Apapun urusannya nanti, kami sudah siap menjaga kondusifnya daerah ini. Dua kondisi tersebut sudah kita sikapi dengan kesiapan personel Malra ditambah BKO dari Polda Maluku, maka inilah salah satu langkah kesiapan Polri", kata Indra.

Jumlah personel BKO dari Polda Maluku terdiri atas?Gegana, Jibom, dan organik yang sifatnya penanganan anarkis.

"Berbeda dengan BKO sebelumnya, BKO sekarang ini merupakan pasukan yang penanganannya bersifat anarkis, dan siap memberikan tindakan represif manakala memang diperlukan, namun kita harapkan tidak terjadi anarkis" kata Kapolres.

Tahap-tahap Pilkada di dua daerah baik Tual (sudah selesai dan tunggu pelantikan), sementara Pilkada Malra hampir selesai, tinggal menunggu putusan MK, kondisi daerah relatif aman.

Khusus untuk masyarakat Malra diharapkan dapat menjaga proses Pilkada Bupati dan Wakil Bupati yang sudah hampir selesai ini.

Kapolres menyatakan, kini mulai memasuki agenda Pileg dan Pilpres, diharapkan masyarakat dua daerah ini baik Tual maupun Malra tetap mempertahankan keadaan kondusif yang tercipta sangat baik hingga kini.

"Saya mengajak kepada masyarakat Tual maupun Malra, mari kita mendewasakan cara berpikir kita dan ikut menjaga situasi keamanan, apapun pilihan, proses, maupun hasilnya agar kita tetap sama-sama menjaga wilayah ini," katanya.

Video :
 

Pewarta: Siprianus Yanyaan
Editor : John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026