Pemerintah Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Barat Daya menyiapkan dana sebesar Rp15 miliar untuk menyukseskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah di kabupaten yang baru dimekarkan 18 September 2008 itu. "Kami menyiapkan anggaran sebesar Rp13 miliar dari APBD MBD, sedangkan Pemrov Maluku mengalokasikan Rp2 miliar," kata Pejabat Bupati MBD, Franky Renyaan usai melaporkan kesiapan pilkada kabupaten setempat kepada Wakil Gubernur Maluku Said Assagaff, di Ambon, Rabu. Renyaan mengaku belum ada laporan tentang alokasi anggaran dari Maluku Tenggara Barat (MTB) selaku kabupaten induk untuk menyukseskan pelaksanaan pilkada pertama yang dijadwalkan berlangsung 20 Oktober mendatang. "Pemkab MTB sudah menjanjikannya, namun hingga saat ini belum diketahui berapa besar anggaran maupun realisasinya," ujar Renyaan. Dia mengatakan, seluruh tahapan pilkada yang pertama kalinya digelar sejak dimekarkan dari MTB itu, berjalan baik sesuai jadwal yang telah ditetapkan KPUD MBD, termasuk pendaftaran hingga penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati. "Berbagai tahapan pilkada berjalan lancar sesuai jadwal dan ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai dewasa dalam berdemokrasi," katanya. Menurut Renyaan, penyaluran logistik pilkada ke delapan kecamatan, yakni Kecamatan Moa Lakor (Mola), Damer, Mdona, Hyera, Pulau-Pulau Babar Timur, Wetar, Pulau Pulau Terselatan dan Leti, akan dilakukan secara optimal, sehingga proses pilkada dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar. "Memang sedikit terkendala dengan masalah transportasi, tetapi kami optimis semua tahapannya termasuk distribusi logistik dilaksanakan sesuai rencana," ujarnya. Renyaan juga menegaskan, telah menginstruksikan seluruh PNS di kabupaten itu untuk menjaga netralitas dan tidak terlibat politik praktis. "Kalau kedapatan ada PNS yang menjadi tim sukses pasangan calon tertentu maka akan diambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku," katanya. Jumlah pemilih yang akan memberikan suara pada pilkada itu yakni sebanyak 41 ribu pemilih dari total penduduk sebanyak 74,295 jiwa. Delapan Pasangan Renyaan juga mengakui KPUD MBD, juga telah menetapkan delapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang lolos mengikuti Pilkada Oktober mendatang berdasarkan surat keputusan Nomor 16 tanggal 20 September 2010. "Setelah KPU melakukan verifikasi, delapan pasangan dinyatakan lolos sedangkan dua pasangan lainnya gugur yakni, Robert Zakarias-Zet Malera serta Oyang Orlando Petrus-Richard Yohanes. Keduanya merupakan calon independen," kata Renyaan. Delapan pasangan calon ditetapkan KPUD setempat yakni pasangan, Jacob Patty-Anos Yermias, mendapat dukungan 13 partai politik, Melkias Frans-Yahya Oraplean yang mendapat dukungan Partai Demokrat, PPRN, Pakar Pangan, Yafet Damamain-Benyamin Noah (PDIP), Tomy Frangky Romihin-Marcelina Watruty (Barisan Nasional, PKN, Partai Demokrasi Pembaharuan, PDS). Pasangan Barnabas Orno-Yohanes Letelay (PNI Marhainisme, PKPI), Karel Petrus Theodorus Jakobus-George Frans Letelay (Independen), Arnolis Laipeny-Simon Mose Mahury (Golkar) serta pasangan Septinus Hematang-Yosias Kabalmae dari Partai Demokrasi Pembaharuan. KPUD Juga telah melakukan penarikan nomor urut, 21 September lalu dimana pasangan calon Arnolis Laipeny-Simon Mahury mendapat nomor urut satu, Melkias Frans-Yahya Oraplaean (urut 2), Jacob Patty -Anos Yermias (urut tiga), Barnabas Orno-Yohaneis Letelaynomor urut empat. Sedangkan nomor urut lima pasangan Septinus Hematang-Yosias Kabelmae, Karel Petrus Jakobus-George Letelay (6), Yafet Damamaen- Benyamin Noa (7) dan pasangan Tony Romihin-Marcelina Watruty dengan nomor urut 8.


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026