Kepolisian Resor Jayapura, Provinsi Papua, meningkatkan penjagaan pascapenembakan tiga personel Kepolisian Resor Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, beberapa hari lalu.
Wakil Kepala Kepolisian Resor Jayapura Kompol Christ Pusung, di Sentani, Jumat, mengatakan, peningkatan penjagaan hingga tingkat bawah merupakan tindak lanjut imbauan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) ke seluruh kepolisian daerah (polda), kepolisian kota besar (polresta), dan kepolisian resor (polres).
"Kewaspadaan yang kami lakukan meliputi penjagaan, patroli, dan pengetatan intelijen. Semua itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang kemungkinan terjadi," katanya.
Peningkatan penjagaan, katanya, dilaksanakan hingga tingkat kepolisian sektor (polsek) yang tersebar di seluruh wilayah hukum Polres Jayapura.
Selain itu, katanya, Polres Jayapura akan mengintensifkan razia sepeda motor dan mobil di berbagai daerah.
Mengingat Kabupaten Jayapura merupakan pintu gerbang Papua, katanya, maka semua orang yang ingin melakukan kegiatan di ibu kota provinsi ini selalu melalui Bandara Sentani.
Terkait dengan itu, kata Chris, Polres Jayapura akan menambah personel di Bandara Sentani, termasuk di tempat-tempat yang dianggap rawan seperti ruang kedatangan dan kargo.
Ia mengatakan untuk pengintensifan pengamanan wilayah Polres Jayapura akan bekerja sama dan berkoordinasi dengan TNI yang ada di daerah ini.
Polres Jayapura membawahi sebanyak 12 polsek yang tersebar di 19 distrik di Kabupaten Jayapura dan membangun pos pelayanan untuk kalangan masyarakat terdekat.
Dia mengatakan keamanan di wilayah hukum Polres Jayapura hingga saat ini umumnya cukup kondusif berkat adanya dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat setempat.
Tanpa ada dukungan dari kalangan masyarakat, katanya, polisi dan TNI tidak bisa mengamankan daerah ini secara optimal karena personel yang terbatas.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026