Ternate (ANTARA) - Petinju putri Maluku Utara (Malut) Nulzia optimis bisa lolos ke Pekan Olah Raga Nasional (PON) tahun 2020, sekaligus persembahkan medali emas bagi Malut, yang dalam pelaksanaan PON terdahulu belum pernah diraih petinju putri daerah ini.

"Untuk lolos ke PON Papua, memang harus mengikuti Pra PON yang berlangsung di Kota Ternate pada September 2019, tetapi saya yakin pada Pra PON itu bisa meraih tiket ke PON," katanya saat ditemui di tempat pelatihannya di Sasana Ngara Opas Ternate, Sabtu.

Nulzia yang kini duduk di bangku kelas XII SMK Binter Ternate itu akan turun di kelas 54 Kg, kelas yang selama ini menjadi andalannya untuk meraih prestasi di berbagai kejuaraan, baik tingkat regional maupun nasional.

Rasa optimis untuk lolos ke PON Papua, menurut putri kelahiran 19 Oktober 2002 ini didasarkan pada berbagai kejuaraan yang diikutinya dalam tiga tahun terakhir yang selalu meraih medali emas.

Medali emas yang pernah diraih diantaranya Bupati Halmahera Utara Cup tahun 2016, Wali Kota Ternate Cup 2016, Manado Cup 2017 dan terakhir pada Kejuaraan Nasional tinju yunior youth di Bogor, Jawa Barat.

Nulzia yang mulai menggeluti tinju sejak kelas 1 SMP itu mengaku untuk memaksimalkan persiapan menghadapi Pra PON sebagai tangga untuk menuju PON Papua, kini terus menjalani latihan secara intensif secara bersama petinju Malut lainnya yang dipersiapkan mengikuti Pra PON.

Menyinggung perhatian dari KONI dan pemerintah daerah setempat, terhadap persiapan dirinya bersama atlit tinju lainnya, putri dari Reza Nukulah ini mengaku cukup baik, namun diharapkan ke depan lebih ditingkatkan lagi.

Tinju merupakan salah satu cabang andalan Malut untuk kembal meraih medali emas di PON Papua tahun 2020, minimal seperti yang diraih di PON Jawa Barat yakni 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu yang saat itu semua dari petinju putra.
 

Pewarta: Abdul Fatah
Editor : John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026