Penyanyi Andre Hehanusa mengajari Maribeth menyanyikan "Sio Mama" karya Minggus Tahitu yang pernah meraih hits di era 1990-an.
Paling tidak, begitulah pengakuan penyanyi asal Filipina tersebut, usai tampil berduet dengan "sang guru" untuk menutup konsernya di hari kedua Ambon Jazz Plus 2010 yang bertema Asean Night di teater tertutup Taman Budaya, Karangpanjang, Ambon, Sabtu malam.
"Latihannya tadi pagi, hanya sebentar. tapi saya bangga bisa tampil dan menyanyikannya di sini," kata Maribeth, disambut tepuk tangan dan teriakan meriah ratusan penonton yang hadir menyaksikan pertunjukan tersebut.
Maribeth naik pentas setelah Andre Hehanusa sebagai penampil pertama menuntaskan konsernya yang hanya membawakan tiga lagu, yakni Kuta Bali, KKBE (Karena Kutau Engkau Begitu) dan Bidadari.
Penyanyi Filipina yang konon akan menjadi warga negara Indonesia itu sendiri sebenarnya hanya menyanyi dua lagu, yakni My Way dan tembang hitsnya sendiri yang berjudul Denpasar Moon. Namun ketika ia hendak turun panggung, Andre Hehanusa memanggilnya untuk berduet membawakan lagu Sio Mama.
Keapikan vokal kedua penyanyi itu tak pelak membuat penonton termasuk Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu, Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun dan sejmlah duta besar negara Asean bertepuk tangan.
Sebelumnya, Maribeth bahkan mampu mengajak para pejabat tinggi itu berjoget bersamanya, ketika ia melantunkan Denpasar Moon.
Setelah Maribeth turun panggung, Andre memanggil saksofonis Nicky Manuputty dan Joji Leiwakabessy (kibor) untuk tampil bersama guna mengiring penyanyi jazz asal Ambon, Margie Siegers, menyanyikan sejumlah lagu lagu pop daerah Beta Berlayar Jauh.
Asean Night AJPF 2010 juga dimeriahkan pertunjukan Paduan Suling Persatuan Wanita Jemaat GPM Petra, Karang Panjang Ambon, yang membawakan lagu Dari Sabang Sampai Merauke dan Sayang Kane dalam iringan musik tifa.
Penampil lainnya adalah grup musik ICOM Malaysia.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.