Ternate (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate di Maluku Utara(Malut) mengerahkan tim SAR gabungan untuk mencari seorang nelayan yang hilang dalam kecelakaan perahu di perairan Desa Peot, Kabupaten Halmahera Barat.

"Tim gabungan Basarnas Ternate dibantu masyarakat setempat menyisir berbagai pulau terdekat mencari keberadaan nelayan hilang tersebut," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate Muhammad Arafah di Ternate, Minggu.

Pada hari kedua pencarian Minggu, dengan bantuan warga tim SAR melakukan pencarian di perairan Desa Ibu dengan radius 14.95 mil laut dan pesisir barat perairan Desa Ibu menggunakan perahu.

Upaya pencarian di wilayah perairan tersebut terhambat gelombang yang tingginya sampai dua meter.

Pada Sabtu (14/9), upaya tim SAR untuk menemukan satu warga yang masih hilang juga terkendala gelombang tinggi.

Muhammad Arafah menjelaskan, pada Sabtu (14/9) siang, saat menjaring ikan di perairan Desa Peot, perahu yang dinaiki Nikson Yangu, Yotam Sungi, dan Arlen Apa terbalik karena kena hantaman gelombang.

Yotam dan Arlen berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menuju Desa Sasur. Nikson, yang bertahan di dalam perahu, sampai sekarang belum ditemukan.

 

Pewarta: Abdul Fatah
Editor : Lexy Sariwating

COPYRIGHT © ANTARA 2026