"Penurunan terjadi karena penurunan it sebesar 0,04 persen dan peningkatan ib yang tercatat sebesar 1,05 persen," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Jessica Eliziana Pupella dalam acara rilis berita resmi BPS Maluku di Ambon, Senin.
Tiga subsektor mengalami penurunan NTP: subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar sebesar 2,51 persen, subsektor perikanan sebesar 1,96 persen yang disumbangkan oleh penurunan kelompok perikanan budi daya sebesar 2,33 persen, dan perikanan tangkap sebesar 1,93 persen, dan yang ketiga subsektor peternakan sebesar 0,9 persen.
Dua subsektor mengalami peningkatan NTP: subsektor hortikultura sebesar 0,78 persen dan subsektor tanaman turun sebesar 0,75 persen.
Komoditas pertanian yang mengalami penurunan harga ditingkat petani/penyumbang terbesar penurunan it tanaman perkebunan rakyat yakni cengkih, pala biji, dan karet. Di Perikanan yaitu rumput laut, ikan terbang, kembung, lobster, kerapu, kakap, alu alu, udang laut, dan cakalang. Di Peternakan (sapi potong).
Dia mengatakan, Provinsi Maluku mengalami inflasi perdesaan pada April 2020 sebesar 1,17 persen, urutan ke 2 dari 34 provinsi di Indonesia.
Tujuh kelompok pengeluaran mengalami peningkatan IKRT; kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,61 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar lainnya sebesar 0,59 persen; kelompok transportasi sebesar 0,37 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,16 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,09 persen;kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,07 persen; dan kelompok informasi, komunikasi,dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen.
Sedangkan empat kelompok pengeluaran lainnya tidak mengalami perubahan yakni kelompok pakaian, dan alas kaki, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya, kelompok pendidikan, dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran.
Menurutnya, 10 komoditas dengan inflasi terbesar Maluku pada April yakni gula pasir, bawang merah, rokok kretek filter, beras, bawang putih, ikan tongkol, kangkung, ikan layang, cabai merah, dan ikan baronang.
NTP Maluku April 2020 sebesar 100,61 atau turun 0,07 persen dibanding Maret 2020 . NTP subsektor hortikultura berada pada posisi tertinggi dengan capaian sebesar 106,92.
Pewarta: John SoplanitEditor : John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.