"Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dijadwalkan berlangsung pada 25 hingga 30 Januari 2021," kata Ketua Umum HMI Cabang Ambon, Abdul Halik Lapelelo, bersama Bendahara Umum Ahmad Win Layn, dan Ketua Panitia Intermediate Training, Arafa Rada saat menemui Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri, di Ambon, Jumat.
Kedatangan salah satu Organisasi Kepemudaan Islam (OKPI) di Kota Ambon ini selain untuk bersilaturahimi juga ingin meminta izin pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut.
"Kedatangan kami menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan sekaligus meminta izin dan restu Kapolda Maluku beserta jajarannya," kata Abdul.
HMI, katadia juga berharap bisa bersinergi dan bekerja sama dengan pihak kepolisian, di mana Kapolda Maluku bisa membimbing HMI sebagai generasi muda bangsa.
Kapolda Irjen Pol Refdi Andri mengatakan apapun ide dan langkah-langkah yang dianggap penting untuk dilakukan oleh mahasiswa agar mempertimbangkan kondisi pandemi COVID-19.
"Banyak hal yang dibicarakan baik status, maupun dinamis pandemi, bisa mempengaruhi semuanya, termasuk di dalamnya juga adalah bidang keagamaan," katanya.
Ia menjelaskan Maluku baru saja menyelesaikan Pilkada di empat Kabupaten dengan aman dan tertib. Semua pentahapan Pilkada dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.
"Kami menyarankan agar kegiatan 'intermediate training' dapat diinformasikan ke media massa sehingga bisa diketahui tanggapan publik seperti apa. Namun, pastinya ada pendapat yang pro maupun kontra," tandas Kapolda.
Pewarta: Daniel LeonardEditor : Lexy Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.