Artis film dan sinetron Atika Hasiholan meminta warga Maluku untuk lebih meningkatkan soliditas hubungan Pela dan Gandong demi keharmonisan dan kerukunan hidup orang basudara di daerah ini. "Hubungan kekerabatan antaragama dalam bingkai Pela dan Gandong hanya ada di Maluku. Orang Maluku harus solid menjaganya karena budaya ini tidak saya temukan di daerah lain," kata Atika, di Ambon, Sabtu. Bintang iklan salah satu merk sabun terkenal itu berada di Ambon untuk mendampingi ibunya, Ratna Sarumpaet, yang meluncurkan novel "Maluku Kobaran Cintaku" pada Jumat (10/12). "Setelah tiba di sini baru saya lihat sendiri kalau orang Maluku itu ramah-ramah, tidak seperti yang saya bayangkan selama ini," ujarnya. Dia juga berharap orang Maluku tidak mudah terprovokasi isu-isu menyesatkan yang sengaja disebarkan oleh kelompok-kelompok yang ingin daerah ini kembali rusuh. Menurut Atika, dari novel "Maluku Kobaran Cintaku" tergambar jelas suasana Maluku seperti apa pada masa konflik horisontal. "Tapi sekarang jauh berbeda, dan saya ingin tetap melihat saudara-saudara saya di sini, baik yang beragama Kristen maupun Islam, hidup damai dan rukun," ujarnya. Atika juga mengajak generasi muda Maluku untuk terus berkarya sehingga dapat membangun Maluku lebih baik di masa mendatang. "Saya ingin melihat Maluku yang lebih maju di masa datang. Konflik sudah lewat, sekarang tanggung jawab membangun Maluku ada di pundak generasi muda daerah yang cantik ini, katanya. Ia juga berpendapat, Maluku yang kaya sumber daya alam harus dikelola secara optimal sehingga memajukan perekonomian masyarakatnya. "Pariwisata dan budaya harus didorong agar lebih maju. Untuk itu, Maluku yang sangat beragam ini harus hidup bersatu, jangan sendiri-sendiri agar menjadi sebuah mosaik yang indah," demikian Atika Hasiholan.

Pewarta:

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2010