Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon mengupayakan peningkatan mutu pendidikan sesuai dengan standar ISO 21001: 2018, agar bisa menghasilkan sumber daya manusia (SDM) di bidang perikanan dan kelautan yang mumpuni.

"Seluruh pimpinan unit kerja di FPIK pada 25 Oktober2021 melakukan penandatanganan komitmen sebagai bentuk kesiapan untuk implementasi ISO 21001: 2018, sehingga kualitas pendidikan juga meningkat," kata Dekan FPIK Unpatti Ambon, Y Lopulalan di Ambon, Senin.

International Organization for Standardization atau ISO 21001: 2018 merupakan sistem manajemen organisasi pendidikan yang disesuaikan dari ISO 9001: 2015. Standar ini disusun khusus untuk sektor pendidikan dalam mencapai tujuan dan menjalankan fungsi utamanya memberikan pendidikan yang bermutu.

Lopulalan mengatakan Unit Penjaminan Mutu (UPM) FPIK telah mensosialisasikan ISO 21001: 2018 kepada seluruh civitas akademik di fakultas yang dipimpinnya selama kurang lebih tiga bulan. Proses sosialisasi didampingi oleh konsultan manajemen.

Ia berharap penerapan ISO 21001: 2018 yang menjadi standar Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) bisa segera direalisasikan, sehingga mutu pendidikan di FPIK  juga meningkat dan mampu bersaing dengan fakultas-fakultas perikanan lainnya di Indonesia.

"Ini merupakan upaya bersama dan kerja keras serta komitmen dari semua pihak, baik pimpinan fakultas, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sebagai bentuk komitmen bahwa hasil adalah puncak dari setiap proses," ujar Lopulalan.

Ketua Unit Penjaminan Mutu (UPM) Penerapan ISO 21001:2018, Sherlly Pattipeiluhu mengatakan setelah empat program studi mendapatkan akreditas A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), FPIK berkomitmen untuk meningkatkan performa dengan menerapkan standar internasional ISO 21001: 2018.

Karena sistem penjamin mutu menjadi upaya penting dalam penguatan dinamika mutu akademis, selain juga akan menghasilkan prosedur pelayanan yang berstandar.

Standar ISO 21001: 2018, kata dia, sejalan dengan visi dan misi  FPIK, yakni menjadi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan yang berdaya saing global berbasis kepulauan yang berinovasi dan menginspirasi di tahun 2030.

"Penerapan suatu sistem harus dapat memberikan dampak dan manfaat positif bagi lembaga, begitu pula dengan penerapan Standar ISO 21001: 2018," ujar Sherlly.

Pewarta: Shariva Alaidrus

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2021