PT ASDP Pelabuhan Feri Cabang Ternate, Maluku Utara menyatakan aktivitas arus mudik hingga H-4 dari pelabuhan Feri Bastiong Ternate ke berbagai daerah tujuan masih terpantau normal, dan belum adanya kepadatan di loket dan pintu masuk pelabuhan.

"Saat ini, untuk kondisi penumpang arus mudik belum terjadi lonjakan penumpang dan pelayanan masih dalam kondisi normal," kata Manajer Operasi ASDP Indonesia Ferry Ternate, Nurdin di Ternate, Kamis.

Dia menyatakan, jika situasi sudah mulai terjadi kepadatan dan antrean kendaraan roda dua maupun roda empat, tentunya jadwal operasi armada pun akan disesuaikan dengan kondisi, seperti yang diperkirakan menjelang H-2 hari raya Idul Fitri.  Kalaupun kepadatan dan lonjakan penumpang meningkat, maka ada penambahan trip kapal.

Selain itu, untuk jumlah penumpang, kali ini di Pelabuhan Feri Bastiong belum terjadi kenaikan secara signifikan dan kalau dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya biasanya terjadi kenaikan hingga 50 persen.

Olehnya itu, pihaknya telah menyiapkan 13 kapal untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang mudik di Pelabuhan Feri Bastiong dan untuk saat ini, ASDP telah operasikan delapan kapal, sementara sisanya adalah armada dari pengelola swasta.

Dia mengakui, di Pelabuhan ASDP Feri Bastiong itu hanya terlihat para penumpang dan kendaraan yang menggunakan jasa layanan kapal itu biasanya pada hari H lebaran untuk menyeberang ke Rum Kota Tidore Kepulauan untuk bersilaturahmi.

Menurut dia, setiap tahun di pelabuhan ASDP Ternate selalu terjadi calon penumpang dari dan ke Ternate  terus lonjakan, karena warga yang berada di Kota Ternate atau di daerah lain yang hendak mau menyeberang ke daerah tujuan untuk mau bertemu para keluarga dan kerabat dalam momentum lebaran menggunakan jalur penyebrangan.

Sementara itu, Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate, menyebutkan, hingga 27 April 2022 arus mudik menggunakan jasa transportasi laut dari Ternate ke berbagai antar-pulau di Malut mencapai 11.700 orang.

Kepala Seksi Lalulintas angkutan laut KSOP Ternate, Djunaidi menyatakan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, lonjakan penumpang menggunakan jasa transportasi laut di atas 10 persen dan puncak arus mudik diprediksi pada H-2 lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

Menurut dia, arus mudik dari Kota Ternate ke berbagai daerah antar-pulau dimulai 24 April 2022 lalu melalui 10 pos pelabuhan di Kota Ternate dan mencapai 1.900 naik kapal kecil maupun kapal berukuran besar keluar Ternate.

Dimana, masyarakat yang mudik ke kampung halamannya mulai dari Pulau Halmahera, Morotai, Sanana, Taliabu, Halmahera Selatan hingga ke Pulau Sulawesi mencapai 11.700 penumpang hingga per tanggal 27 April 2022.

Baca juga: KSOP Ternate: arus mudik antar-pulau capai 11.700 penumpang
Baca juga: Arus mudik jalur udara di Maluku diprediksi meningkat, perketat Prokes

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2022