Negeri (Desa) Batu Merah dan Negeri Rutong di kota Ambon ditetapkan menjadi lokasi percontohan proyek kerjasama sistem pengolahan sampah rumah tangga di Kota Ambon, Maluku, yang bekerjasama dengan pemerintah Belanda.

"Dua lokasi ini ditetapkan sebagai percontohan proyek kerjasama pengolahan sampah setelah melewati studi kelayakan penanganan sampah rumah tangga," kata Perwakilan MVO Nederlands,  Marit Berkelaar, di Ambon, Senin.

Ia mengatakan, tujuan dari program ini adalah memperbaiki kondisi lingkungan dan kesehatan dengan mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah dari rumah.

"Dengan adanya program ini akan membuka kesempatan kerja di sektor persampahan, menghasilkan nilai ekonomis dari sampah rumah tangga, serta membantu meningkatkan sektor pariwisata dari lingkungan yang bersih," katanya.

Baca juga: Pemkot Ambon - Belanda MOU pengelolaan sampah, begini penjelasannya

Kerja sama ini diharapkan mampu memproses sebanyak 800 ton sampah dalam satu tahun, dan target harian memproses dua hingga tiga ton sampah per hari yakni sampah yang dipilah dari 3.600 KK di Ambon.

"Tahun 2022 kita mulai di negeri Batu Merah dengan rencana dapat menyediakan sebanyak 6 hingga 13 TPS- 3R yakni sistem pengolahan sampah dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efisien," katanya.

Tahap pertama katanya diharapkan mampu memproses 50 persen sampah  dari target yang telah ditetapkan di Negeri Batu Merah.

Tahap kedua tahun dilaksanakan tahun 2023 bekerjasama dengan negeri Rutong juga komunitas Green Molluccas, untuk mengumpulkan sampah  yang telah dipilah dari setiap rumah tangga. 

Baca juga: DPRD Ambon dukung penambahan armada pengangkut sampah, masalah sampah makin kronis

Program pengelolaan sampah ini akan dibantu oleh NGO Lokal, yakni Green Moluccas dan pendanaan dari P4G (Partnering For Green and The Global Goals), dimana Belanda dan Indonesia masuk sebagai anggota.

"Kami berharap dengan adanya program ini diharapkan ada transfer pengetahuan dan teknologi serta kerjasama lanjutan untuk pengelolaan sampah secara menyeluruh di kota Ambon, " katanya.

Baca juga: Pjs Wali Kota Ambon akui kekurangan armada pengangkut sampah, perlu dukungan masyarakat ubah pola pikir

Pewarta: Penina Fiolana Mayaut

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2022