Kontingen Provinsi Maluku sukses meraih juara umum di ajang Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tingkat Nasional II di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Maluku menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh komponen masyarakat sehingga kontingen Maluku bisa meraih prestasi yang membanggakan itu.

"Atas nama seluruh umat Katolik kami menyampaikan terima kasih mendalam kepada semua seluruh pihak, terutama Pemerintah Provinsi Maluku, terutama Gubernur Murad Ismail bersama istri Widya Pratiwi Murad atas dukungan penuh kepada kontingen Maluku mengikuti Pesparani di Kupang," kata Ketua LP3KD Maluku Pastor Agus Arbol, dikonfirmasi dari Ambon, Selasa (1/11).

Baca juga: Kontingen Maluku raih satu Champions di Pesparani Nasional di Kupang, patut diapresiasi

Pada Pesparani II yang berakhir pada Senin (31/10) malam, kontingen Maluku dinyatakan sebagai juara umum dengan meraih lima champions, 11 gold serta dua silver, dari 13 mata lomba yang dipertandingkan. Lima champion diraih Maluku dari mata lomba Paduan Suara Dewasa Pria Gregorian, Cerdas Cermat Rohani (CCR), CCR Remaja, Mazmur OMK dan bertutur Kitab Suci Anak.

Prestasi tertinggi yang diraih itu tidak terlepas dari dukungan istri Gubernur Maluku Wdiya Pratiwi Murad yang dipercaya sebagai pimpinan kontingen serta Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun sebagai wakil Ketua Kontingen.

"Juara umum yang diraih ini selain karena hasil kerja keras seluruh kontingen, juga dukungan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat, mulai dari proses audisi, latihan hingga keberangkatan ke Kupang maupun saat bertanding," katanya.

Dia juga meminta seluruh kontingen untuk tidak mengaktualisasikan kegembiraan secara berlebihan, tetapi sebaliknya menaikkan pujian dan rasa syukur kepada Tuhan atas karunia dan penyertaan sehingga meraih prestasi gemilang.

"Kalian adalah yang terbaik dari yang terbaik. Jangan sombong, tetapi harus rendah hati dan teruslah berlatih untuk meningkatkan kemampuan untuk menghadapi ajang yang lebih tinggi," katanya.

Baca juga: Wamenag: Pesparani sebagai sarana meningkatkan wawasan keagamaan

Prestasi juara umum yang diraih, menjadi motivasi sekaligus evaluasi bagi LP3KD dan jajaran Keuskupan Amboina untuk mempersiapkan diri guna mempertahankan apa yang diraih pada ajang Pesparani Katolik Nasional III di DKI Jakarta tahun 2025.

"Kontingen diharapkan dapat terus berlatih secara maksimal, baik dari tingkat gereja, sampai Kabupaten/Kota, sehingga kualitas diri maupun kelompok dapat tetap terjaga dan pada saatnya nanti dapat mewakili Maluku dan menampilkan yang terbaik untuk mempertahankan gelar juara umum yang diraih saat ini," katanya.

Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun yang juga Wakil Ketua Kontingen secara terpisah menyatakan, prestasi juara umum yang diraih tidak hanya memenuhi harapan seluruh umat Katolik tetapi menjadi kado terindah bagi seluruh masyarakat Maluku.

Prestasi yang diraih, katanya, tidak terlepas dari dukungan pemerintah, Gereja dan masyarakat Provinsi Maluku serta keluarga seluruh kontingen. "Sejak awal kontingen Maluku telah mempersiapkan diri dengan maksimal. Semua anggota kontingen sadar dan bertanggung jawab atas tugas yang diembannya, karena membawa nama provinsi, sehingga mereka benar-benar fokus untuk berlomba," katanya.

Thaher menyatakan sejak beberapa pekan terakhir sering bersama seluruh anggota kontingen untuk saling mendukung, memberikan dorongan serta saling menguatkan antar para pendamping dan keluarga maupun antar anggota kontingen. 

"Saya dan semua anggota kontingen merasa menjadi keluarga yang benar-benar senasib dan sepenanggungan. Prestasi juara umum yang diraih Maluku ini milik semua masyarakat Indonesia. Tidak ada yang kalah dan menang di ajang ini karena pesan persaudaraan sangat kuat di Pesparani II," ujarnya.

Pesparani yang memasuki tahun kedua penyelenggaraan, tambahnya, bukan utama soal siapa yang menjuarai, tetapi soal semangat kekeluargaan dan persaudaraan. 

"Pesparani II ini sebagai pernyataan siapa yang menjadi keluarga, sahabat dan saudara. Pesan ini yang harusnya disampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia," demikian Thaher.

Baca juga: Kontingan Maluku optimis raih juara umum Pesparani Nasional di Kupang

Pewarta: Jimmy Ayal

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2022