Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)  setempat agar melakukan jemput bola dengan mendatangi langsung sekolah dan kampus untuk perekaman E-KTP bagi pemilih pemula. 

Ketua KPU Maluku, Syamsul Rifan Kubangun di Ambon, Minggu  mengatakan, hal ini mencegah agar tidak  menumpuknya warga melakukan perekaman pada saat hari H Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. 

“Agar tidak menumpuk, alternatifnya ya menjemput bola tadi. Jika namanya sudah  terdaftar sebagai pemilih, langsung didatangi dan melakukan perekaman KTP,” kata Rifan.

Ia menekankan, yang paling penting pada saat Pemilu, para pemilih pemula mengecek namanya memenuhi syarat berusia 17 tahun atau belum. 

Selanjutnya, cek namanya sudah terdaftar atau tidak sebagai pemilih. Apabila belum,  ia juga mengimbau untuk pemilih pemula agar segera melakukan perekaman langsung ke Disdukcapil setempat. 

“Nanti kalau misalnya ada mahasiswa di Ambon, tapi dia terdaftar di Buru, dia harus melaporkan dulu bahwa sedang pendidikan, atau bertugas. Itu bisa saja mereka pulang dan menggunakan hak pilihnya. Kalau mau coblos di Ambon dia hanya bisa mencoblos presiden, DPR, dan DPD,” ucapnya. 

Sementara itu, Plt. Kepala Disdukcapil Kota Ambon, Hanny Tamtelaihitu mengungkapkan, masih ada sekitar 7.539 pemilih pemula yang belum melakukan perekaman e-KTP.

Ia merinci, dari jumlah 9.314 pemilih pemula yang terdata oleh Disdukcapil Kota Ambon, baru 1.775 yang telah melakukan perekaman dan memiliki e-KTP.

"Masih ada sekitar 7.539 Pemilih Pemula di Kota Ambon, yang belum melakukan perekaman e-KTP," kata Hanny.

Ia mengatakan, meski pada H-1 Pemilihan Umum, pihaknya masih akan tetap melayani masyarakat yang akan melakukan perekaman dan penerbitan e-KTP.

Namun, pihaknya optimistis dalam waktu beberapa bulan ke depan sebelum memasuki 2024, proses pendataan, perekaman hingga penerbitan e-KTP, dapat terselesaikan.

"Masih ada waktu sampai awal 2024, bahkan H-1 pun, kita akan tetap melayani warga untuk memiliki e-KTP. Kondisi ini juga berlangsung pada Pemilu sebelumnya, jadi jika tidak capai keseluruhan, tapi minimal mendekati itu. Dan kita yakin, itu bisa selesai seluruhnya pada waktu sebelum Pemilu," ujarnya.

Ia menyampaikan  akan berupaya dengan melakukan jemput bola agar seluruh masyarakat Kota Ambon, termasuk pemilih pemula mendapatkan E-KTP, untuk bisa menyalurkan hak demokrasinya dalam Pemilu 2024. 

 

Meski pun begitu, ia berharap, masyarakat juga dapat sadar, apabila belum memiliki E-KTP, agar lebih responsif, sehingga semuanya dapat berjalan lancar dan cepat. 

 

“Pada prinsipnya kami akan terus berupaya, tetapi kendalanya bisanya ketika kami turun, banyak juga yang tidak datang untuk melakukan perekaman. Jadi kami harap masyarakat juga responsif,” harap Henny.

Pewarta: Winda Herman

Editor : Ikhwan Wahyudi


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2023