Gubernur Maluku Murad Ismail meminta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Maluku mengoptimalkan kerja sama antardaerah guna mengendalikan inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru  2023.

"Terutama terkait suplai bahan pangan dari daerah yang surplus produksi pangan ke daerah yang minim," ucap Gubernur Murad di Ambon, Minggu.

Ia menjelaskan selain kerja sama antardaerah, perlu dilakukan operasi pasar dan pasar murah guna mengantisipasi kenaikan harga jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru  dengan pemerintah kabupaten kota, instansi terkait dan distributor sebagai upaya stabilisasi harga.

“Dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat menghadapi Natal 2023  dan Tahun Baru 2024 , diperlukan  kolaborasi antar Pemerintah dan perbankan, BUMN serta pelaku usaha melalui kegiatan tali kasih dan  pembagian sembako gratis," kata dia menjelaskan.

Disamping itu kata dia perlu dilakukan penyusunan neraca pangan daerah dan melakukan pemantauan harga bahan pangan pokok, di pasar-pasar tradisional dan modern, serta memastikan stok bahan pokok tetap terpenuhi dan terjangkau.

Sementara itu, dalam laporannya Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan Provinsi Maluku Hadi Basalamah menjelaskan sampai dengan hari ini berdasarkan pemantauan dari TPID Maluku,  harga dan stok kebutuhan pokok  relatif stabil terkendali, tidak ada kenaikan harga, yang berlebihan atau signifikan sehingga memicu inflasi.

“Stok yang ada dalam rentang  yang cukup dan secara bertahap kebutuhan pokok terus masuk, setelah melakukan koordinasi yang intens dengan pihak Pelindo, apabila bahan kebutuhan pokok masuk di dekat Pelabuhan bisa ditarik lebih awal agar bisa cepat didistribusikan ke masyarakat," tuturnya.

Ia  juga mengatakan, berbagai kegiatan telah dilakukan untuk mengendalikan  inflasi di Maluku.

 

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis

Editor : Daniel


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2023