Ternate (Antara Maluku) - Festival pariwisata Kota Tidore Kepulauan dan Ternate, Maluku Utara, akan digelar pada 2014 untuk meningkatkan pembangunan sektor pariwisata yang memiliki nilai budaya di kedua wilayah tersebut.
Wali Kota Tikep Ahmad Mahifa di Ternate, Kamis, mengatakan Malut merupakan wilayah kepulauan yang memiliki kurang lebih 800 pulau.
Jika setiap pulau memiliki tempat wisata, dipastikan daerah ini akan dikunjungi wisatawan bukan hanya dari Jakarta tetapi juga dari Luar negeri, katanya.
Menurut dia, selain tempat wisata, Malut juga dikenal dengan nilai budayanya. Dari segi budaya antara Tidore dan Ternate ibaratnya adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.
"Sinergi dua kota ini penting, Insya Allah saya akan berbicara dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif agar kita dapat menjadikan Festival Ternate-Tidore berskala internasional yang akan dicoba pada 2014 karena hal ini merupakan keinginan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," katanya.
Wali kota juga menguraikan kejayaan Kesultanan Tidore yang pernah mengukir sejarah dalam pembebasan Irian Barat kembali ke pangkuan NKRI dengan menjadi Ibu Kota pertama Provinsi Irian Barat, juga Tidore patut berbangga karena di antara pahlawan nasional RI salah satunya adalah Sultan Tidore (Nuku).
Mahifa menyampaikan keberadaan tempat wisata di Kota Tidore Kepulauan terdiri dari 19 objek wisata bahari, 21 lokasi wisata sejarah, 6 lokasi wisata alam, 5 lokasi wisata seni dan budaya serta 4 lokasi wisata agro yang selalu menarik perhatian wisatawan baik domestik maupun wisatawan asing.
Sebelumnya, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar ketika dikonfirmasi menyatakan dukungan sepenuhnya untuk menggelar Festival Tidore dan Ternate dalam mendukung pariwisata di kedua daerah tersebut.
"Pariwisata tidak akan terlepas dari kuliner, saya melihat dan juga telah menikmati berbagai macam kuliner di Indonesia tetapi kuliner khas Tidore memiliki rasa yang berbeda," katanya.
COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2013
Wali Kota Tikep Ahmad Mahifa di Ternate, Kamis, mengatakan Malut merupakan wilayah kepulauan yang memiliki kurang lebih 800 pulau.
Jika setiap pulau memiliki tempat wisata, dipastikan daerah ini akan dikunjungi wisatawan bukan hanya dari Jakarta tetapi juga dari Luar negeri, katanya.
Menurut dia, selain tempat wisata, Malut juga dikenal dengan nilai budayanya. Dari segi budaya antara Tidore dan Ternate ibaratnya adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan.
"Sinergi dua kota ini penting, Insya Allah saya akan berbicara dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif agar kita dapat menjadikan Festival Ternate-Tidore berskala internasional yang akan dicoba pada 2014 karena hal ini merupakan keinginan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," katanya.
Wali kota juga menguraikan kejayaan Kesultanan Tidore yang pernah mengukir sejarah dalam pembebasan Irian Barat kembali ke pangkuan NKRI dengan menjadi Ibu Kota pertama Provinsi Irian Barat, juga Tidore patut berbangga karena di antara pahlawan nasional RI salah satunya adalah Sultan Tidore (Nuku).
Mahifa menyampaikan keberadaan tempat wisata di Kota Tidore Kepulauan terdiri dari 19 objek wisata bahari, 21 lokasi wisata sejarah, 6 lokasi wisata alam, 5 lokasi wisata seni dan budaya serta 4 lokasi wisata agro yang selalu menarik perhatian wisatawan baik domestik maupun wisatawan asing.
Sebelumnya, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar ketika dikonfirmasi menyatakan dukungan sepenuhnya untuk menggelar Festival Tidore dan Ternate dalam mendukung pariwisata di kedua daerah tersebut.
"Pariwisata tidak akan terlepas dari kuliner, saya melihat dan juga telah menikmati berbagai macam kuliner di Indonesia tetapi kuliner khas Tidore memiliki rasa yang berbeda," katanya.
Editor : John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2013