Ternate (Antara) - Delegasi dari 18 negara rumpun Melanesia berkunjung ke Maluku Utara pada 21-24 April 2013 untuk melihat budaya dan potensi pariwisata di daerah ini.

Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Ternate, Thamrin Marsaoly mengatakan di Ternate, Minggu, delegasi dari 18 negara rumpun Melanesia di antaranya dari Fiji, Kepulauan Solomon dan Papua Nugini.

Kunjungan delegasi dari rumpun Melanesia tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Panitia Festival Legu Gam.

"Mereka selama berada di Malut selain berkunjung ke Ternate, juga akan berkunjung ke Kota Tidore Kepulauan, Sofifi, ibu kota Provinsi Malut serta Kabupaten Pulau Morotai," katanya.

Khusus di Kota Ternate, mereka akan berkunjung ke Keraton Kesultanan Ternate serta ke sejumlah objek wisata peninggalan sejarah di daerah ini seperti Benteng Peninggalan Kolonial di sejumlah lokasi di Kota Ternate.

Ia mengatakan, Pemkot Ternate juga akan memanfaatkan kunjungan delegasi dari Negara rumpun Melanesia tersebut untuk mempromosikan potensi pariwisata serta investasi di daerah ini, terutama potensi sektor kelautan dan perikanan serta usaha jasa.

Di Kota Tidore Kepulauan mereka juga akan melihat objek wisata peninggalan sejarah di daerah itu, hal serupa akan dilakukan saat berkunjung ke Kabupaten Pulau Morotai, sedangkan di Sofifi mereka akan melakukan pertemuan dengan jajaran Pemprov Malut.

Sebelumnya, Ketua Panitia Festival Legu Gam, Arifin Djafar mengatakan, kunjungan delegasi dari rumpun Negara Melanesia tersebut semula dikaitkan dengan kegiatan penyelenggaraan Festival Legu Gam di Ternate, namun jadwal kedatangan mereka setelah Festival Legu Gam digelar.

Festival Legu Gam memang semula akan digelar selama satu bulan yakni mulai dari 31 Maret sampai 30 April, namun dipercepat hanya sampai 13 April, karena terkait dengan penyelenggaraan Pilkada Malut di daerah ini.

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2013