Ternate, 22/6 (Antara Maluku) - Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) menggandeng Kesultanan Ternate untuk menggelar Festival Ela-Ela sebagai salah satu tradisi lelulur menyambut datangnya Lailatul Qadar.

"Festival ini harus terus dilestarikan karena menjadi tradisi unik yang dimiliki daerah ini sejak dahulu kala," kata Wali Kota Ternate, Hi Burhan Abdurahman saat membuka Lomba Ela-Ela, di Kedaton Ternate sekaligus membakar obor Ela-Ela, Rabu.

Acara pembukaan festival tersebut dihadiri Sultan Ternate Sjarifuddin Sjah dan para bobato kesultanan dan Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkopinda) Kota Ternate.

Dari Kedaton Ternate, Wali Kota melanjutkan pembakaran obor ela-ela Tongole di Kelurahan Marikrubu, dan setelah usai sholat Tarawih Setda melakkukan hal serupa di Kelurahan Soa.

Wali Kota Burhan Abdurahman mengatakan, tradisi malam ela-ela sudah menjadi tradisi turun temurun sejak dulu, sehingga Pemkot Ternate bekerja sama dengan Kesultanan Ternate melaksanakan lomba ela-ela untuk menjaga tradisi di Ternate dan secara umum di Malut.

Di harapkan, tradisi ela-ela akan menjadi satu acara wisata religi setiap bulan suci Ramadhan tiba.

"Ke depan akan kita tata lebih baik, dan kita jadikan destinasi wisata pada Bulan Suci Ramahdan, tradisi malam ela-ela merupakan satu tradisi seribu malam yang patut kita mensyrukurinya," ujar Burhan.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba ela-ela Farida Sjah mengatakan, lomba ela ela diikuti 14 kelurahan di Kota Ternate.

Pengumuman pemenang lomba tersebut dijadwalkan setelah Idul Fitri.

"Tahun sebelumnya acara ini ditangani Dinas parawisata. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Baru menanganinya tahun ini," katanya.

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2017