Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, berharap ajang tahunan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ), bisa menjadi ajang untuk membangun semangat atau "spirit" bagi generasi muda muslim atau yang kerap disebut generasi milenial di wilayah tersebut.

Siaran pers yang diterima Antara, Senin (21/6), harapan ini dikemukakan Thaher ketika membuka MTQ Kecamatan Kei Besar Selatan Barat Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (19/6), yang dipusatkan di Ohoi (Desa) Rahangiar.

"Semoga dengan MTQ ini, kecintaan di daerah kita terhadap kitab suci Al-Qur'an semakin kokoh, dan dapat meningkatkan nilai nila Al-Qur'an untuk membangun spirit generasi Muslim milenial menuju sumber daya manusia unggul," ungkap Thaher.

Baca juga: Kepala Bappenas terpukau keindahan pasir panjang Kepulauan Kei

Semakin kokoh pula keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, dimana kokohnya keimanan dan ketakwaan itu sebagai modal dalam kita menjalani kehidupan kita di dunia, demi memperoleh kebahagiaan kehidupan dihari akhirat nanti.

Selain itu, kata Thaher, momentum ini juga memiliki nilai strategis dalam upaya menumbuh kembangkan semangat dan minat baca Al-Quran dikalangan masyarakat guna meningkatkan pemahaman dan pengetahuan terhadap isi kandungan Al-Quran.

"Al-Qur'an dijadikan pegangan dan pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari, sekaligus mempersiapkan generasi Qur'ani yang berkemampuan menerapkan gerakan dakwah Islam rahmatan til alamin," ujar Thaher dalam sambutannya.
 
Suasana Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ), Kecamatan Kei Besar Selatan Barat Kabupaten Maluku Tenggara. (ANTARA/HO-Humas dan Protokoler Kabupaten Malra)


Olehnya itu, Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam, kita berkewajiban untuk mempelajari dan memahami secara mendalam isi dan makna yang terkandung didalamnya guna diamalkan serta dapat diaplikasikan dalam segala aspek kehidupan, tandas Thaher.

Menurut Thaher, Al-Qur'an berisikan wahyu dari Allah SWT yang mengandung nilai sastra dan seni yang sangat tinggi, sebab itulah ummat Islam dianjurkan untuk membaca Al-Qur'an dengan suara yang merdu dan sekaligus mengekspresikan nilai kesenian dan keindahan. 

Baca juga: Bupati Thaher: Tradisi "Yelim" kekayaan masyarakat Kei perlu dipertahankan

Itu dimaksudkan untuk menggugah kesadaran rohani umat manusia, akan kebenaran dan kesalahan, serta menggugah akal pkiran manusia agar merenungkan hakekat segala sesuatu yang ada didalam alam semesta, serta hakikat kehidupan umat manusia yang sesungguhnya, jelas Thaher.

Diakhir sambutannya Thaher mewakili Pemda setempat menyambut baik terselenggaranya MTQ di Kecamatan Kei Besar Selatan Barat.

"Kami sambut baik dan saya ajak kita tetap berdoa agar terhindar dari musibah pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini, serta kita juga dapat harus dapat terus bekerja keras dalam membangun masyarakat dan daerah Maluku Tenggara menuju kejayaannya." pungkas Thaher.

Baca juga: Pembangunan gereja di Maluku Tenggara libatkan semua umat beragama, patut diapresiasi
Baca juga: KASAL resmikan Ohoi Dian Darat jadi Kampung Bahari Nusantara di Maluku Tenggara

Pewarta: Siprianus Yanyaan

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2021