Ambon (Antara Maluku) - Stok bahan pokok masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2012 di Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku terjamin, sehingga masyarakat tidak perlu resah.

Kadis Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan setempat, Ruddy Siwabessy Rabu mengatakan, stok bahan pokok masyarakat saat ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kepuluan Aru hingga dua bulan ke depan.

Oleh karena itu 84.138 jiwa penduduk Kepulauan Aru yang tersebar pada 117 desa, dua kelurahan dan 11 dusun dengan sebagian besar beragama Kristen tidak perlu resah terhadap stok maupun harga bahan pokok.

Pertimbangannya hasil koordinasi sembilan distributor telah menjamin ketersediaan bahan pokok, sehingga harga diharapkan tidak melonjak.

"Harga yang biasanya melonjak saat perayaan hari-hari besar keagamaan meliputi telur ayam, namun sekarang stoknya juga terjamin, ujar Rudy.

Sembilan distributor juga siap melaksanakan pengadaan bahan pokok masyarakat dari Surabaya, Jawa Timur, jika hal itu dinilai perlu.

"Distributor di Kepulauan Aru ada juga memiliki kapal sehingga terjamin kelancaran pengadaan bahan pokok masyarakat dan memungkinan harga tidak dispekulasi menjelang perayaan Natal maupun Tahun Baru nanti," kata Rudy.

Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan lebih intensif melaksanakan pengawasan di pasar setiap pekan.

"Kami intensif melaksanakan pengawasan di pasar guna menjamin stok maupun harga sesuai arahan Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu yang ditindaklanjuti Penjabat Bupati Kepulauan Aru, Uma Djabumona dengan tujuan menjamin ketahanan pangan masyarakat," ujar Rudy.

Disinggung stok BBM, dia menjelaskan, saat ini terjamin dengan telah ditingkatkan status APMS Rasyid menjadi SPBU.

"Jadi stok BBM terjamin karena tidak lagi ada pembatasan kuota, baik premium maupun solar sehingga antrean panjang yang biasanya menghambat aktivitas lalu lintas di Dobo, ibu kota kabupaten Kepulauan Aru bisa teratasi," katanya.

"Bebas Bahan Kadaluarsa"

Lebih jauh Ruddy Siwabessy menyatakan, kabupaten Kepulauan Aru bebas bahan pokok kadaluarasa yang dijual distributor maupun pedagang menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Pengawasan, baik di gudang maupun pasar intensif dilakukan setiapekan oleh tim dan ini dilaksanakan sebagaimana menjelang perayaan Idul Fitri 1432 Hijriah," katanya.

Tim melakukan pengawasan setiap Jumat pekan berjalan dengan tujuan menjamin stok, harga dan kemungkinan bahan pokok kadaluarsa.

"Pengawasan selama ini tidak ditemukan barang kadaluwarsa, baik di gudang distributor maupun toko - toko," ujar Rudy.

Dia juga menjamin stok bahan pokok masyarakat menjelang perayaan Natal da Tahun Baru terjamin.

"Sembilan distributor menjamin stok yang dimiliki saat ini cukup untuk mencukupi kebutuhan 84.138 jiwa penduduk Kepulauan Aru hingga dua bulan ke depan.

Begitu pun rencana pengadaan dari Surabaya dalam waktu dekat sehingga masyarakat tidak perlu resah soal stok, harga maupun bahan pangan kadaluarsa.

Dia juga menyatakan menjelang perayaan Natal akan digelar pasar murah di Dobo dengan dukungan sembilan distributor.

Pasar murah dijadwalkan pada 18 - 20 Desember 2011 yang merupakan rangkaian dari kegiatan memeriahkan HUT kabupaten Kepulauan Aru sejak dimekarkan dari Maluku Tenggara pada 2004.

"Jadi pasar murah digelar dengan tujuan ganda sehingga masyarakat di Dobo dan sekitarnya disosialisasikan untuk membanjiri lapangan Yos Sudarso pada waktunya nanti sebagaimana menjelang perayaan Idul Fitri 1432 Hijriah," kata Rudy Siwabessy.


Pewarta: Lexy Sariwating
Editor : John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026