Ambon (ANTARA) -
Perum Bulog kantor wilayah (Kanwil) Maluku dan Maluku Utara mengadakan pasar murah atau Gerakan Pangan Murah guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
“Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau,” kata Pemimpin Perum Bulog Maluku Wilayah Maluku dan Malut Rudy Senawi Tahir di Ambon, Sabtu.
Ia mengatakan pasar murah yang digelar menjelang Idul Adha itu menyediakan sejumlah kebutuhan pokok bersubsidi, di antaranya beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan minyak goreng MinyaKita.
Dalam kegiatan tersebut, Bulog menyiapkan sebanyak 1 ton beras SPHP yang dijual dengan harga Rp60 ribu per 5 kilogram. Selain itu, tersedia pula 56 dos minyak goreng MinyaKita dengan harga Rp15 ribu per liter.
Pasar murah biasanya dilaksanakan pada periode H-7 hingga H-3 Idul Adha. Dan di Kota Ambon, pasar murah kerap dipusatkan di sejumlah titik seperti Kantor Bulog Divre Maluku-Malut, kawasan Pasar Mardika, hingga Lapangan Pattimura.
Sedangkan di wilayah kabupaten, kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Kodim setempat.
Bulog berharap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menekan potensi kenaikan harga bahan pangan menjelang hari besar keagamaan.
Masyarakat terlihat antusias memanfaatkan pasar murah tersebut karena harga yang ditawarkan lebih rendah dibanding harga pasar. Bulog pun memastikan stok bahan pangan yang disalurkan dalam kegiatan itu berada dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama momentum Idul Adha.
Pewarta: Winda HermanUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026