Ambon (Antara Maluku) - Menjelang perayaan Idul Adha 1433 Hijriah yang jatuh pada 26 Oktober 2012 harga ayam kampung di Kota Ambon mengalami kenaikan yang cukup tinggi dan kini menjadi Rp160.000 per ekor.

ANTARA Ambon, Rabu, melaporkan,  harga ayam kampung jenis pejantan dipatok antara Rp140.000 hingga Rp160.000 per ekor, atau naik dua kali lipat dari biasanya yang hanya Rp60.000 per ekor.

Harga ayam betina antara Rp130.000 hingga Rp140.000 per ekor, sedangkan ayam beku Rp35.000 per kg, naik dari sebelumnya Rp27.000 per kg.

Sedangkan harga daging sapi segar naik dari Rp65.000 menjadi Rp100.000 per Kg.

Jusuf, pedagang daging ayam kampung di lokasi pasar Mardika mengaku terpaksa menaikkan harga sebab harga pembelian dari para peternak lokal cukup mahal.

"Mereka jual dengan harga berkisar antara Rp250.000 hingga Rp 275.000 per dua ekor, jadi kami jual kembali dengan harga Rp160.000 per ekor," ujarnya.

Udin, pedagang daging sapi di lokasi pasar Mardika, mengakui harga daging sapi segar sejak dua hari lalu naik dari Rp65.000 menjadi Rp100.000 per Kg.

"Bagi peternak, menjelang hari raya kurban ini juga merupakan waktu ambil untung. Mereka memanfaatkannya untuk meraup rejeki dengan menaikkan harga tinggi kepada para pembeli atau instansi pemerintah yang akan menyerahkan bantuan hewan kurban," ujarnya.

Akhirnya, lanjut Udin, pedagang di pasar juga kena patokan harga tinggi.

Dia menambahkan, sudah menjadi tradisi menjelang hari raya kurban pasti terjadi perubahan harga daging baik di tingkat peternak maupun di pasaran.

"Sekarang ini harga sapi di tingkat peternak mencapai Rp6 juta hingga Rp9,5 juta per ekor, kambing Rp1,8 juta hingga Rp2,5 juta per ekor," ujarnya.

Pewarta: ANTARA
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026