Program yang belum rampung yakni pembangunan jalan minapolitan di desa Latuhalat, kecamatan Nusaniwe. Diharapkan tahun ini segera rampung sebagai akses nelayan ke PPI ErieAmbon (Antara Maluku) - Program Minapolitan yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan di Ambon implementasinya mencapai 98 persen dari target yang ditetapkan untuk tahun 2012.
Ketua Pojka Minapolitan Kota Ambon, Anthony Latuheru, Selasa mengatakan, program tersebut dilaksanakan oleh setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kelautan dan Perikanan (DKP) dan Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
"Program yang belum rampung yakni pembangunan jalan minapolitan di desa Latuhalat, kecamatan Nusaniwe. Diharapkan tahun ini segera rampung sebagai akses nelayan ke PPI Erie," katanya.
Latuheru mengatakan, program tersebut pada tahun ini akan ditindaklanjuti oleh setiap SKPD untuk meningkatkan industri perikanan untuk menciptakan nilai tambah bagi nelayan.
Langkah ini dimulai dengan memberikan perhatian bagi nelayan dan penjual ikan asap di Desa Galala guna menambah nilai jual.
"Bila dulu hasil tangkapan ikan langsung dibawa ke luar daerah atau luar negeri dalam bentuk utuh, tetapi saat ini harus dioleh menjadi produk untuk meningkatkan nilai jual," katanya.
Pewarta: Penina MayautEditor : John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.