Ambon (Antara Maluku) - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Maluku Dumas Manery menyatakan belum menerima laporan terjadi kasus baik menjelang maupun saat pelaksanaan Pilkada Maluku pada 11 Juni 2013.

"Kami siap menangani kalau ada laporan, tapi hingga saat ini belum ada laporan yang diterima Bawaslu Maluku," katanya di Ambon, Selasa.

Dia memperkirakan laporan tersebut hanya ditujukan ke Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) kabupaten atau kota.

"Kalau Panwaslu kabupaten atau kota telah menyelesaikannya, maka tidak perlu dilimpahkan ke Bawaslu Maluku," ujar Dumas.

Terkait adanya indikasi penggelembungan suara di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dia menjelaskan, Bawaslu Maluku belum menerima laporan tersebut.

Begitu pun sejumlah pelanggaran, baik saat tahapan kampanye maupun jelang pemilihan calon Gubernur dan Wagub Maluku periode 2013 - 2018 di Kabupaten Maluku Tengah.

"Kalau ada laporan masuk, maka Bawaslu Maluku tindaklanjuti. Namun, sekali lagi belum ada laporan yang diterima hingga menjelang penetapan hasil Pilkada pada 1 Juli 2013," tegas Dumas.

Ketua KPU Maluku, Idrus Tatuhey, tidak bersedia memprakirakan pasangan mana yang kemungkinan masuk putaran kedua.

"Pastinya Pilkada Maluku dua putaran. Siapa pasangan itu tunggu 1 Juli nanti," tandasnya.

KPU Maluku masih memantau rekapitulasi hasil perhitungan suara di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dengan jadwalnya 17 - 21 Juni 2013.

Penyusunan berita acara dan rekapitulasi hasil perhitungan suara di tingkat kabupaten/kota dijadwalkan 22-26 Juni 2013. Penyusunan berita acara dan rekapitulasi hasil perhitungan suara di KPU Maluku dijadwalkan 27-29 Juni 2013.

Karena itu, lima pasangan calon Gubernur-Wagub, tim sukses, simpatisan serta partai politik pengusung maupun pendukung hendaknya memberikan pemahaman yang jelas agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Masyarakat Maluku dibuat resah dengan hasil perhitungan cepat dari pemilihan calon Gubernur - Wagub yang selisih angkanya relatif tipis dan saling klaim di antara masing-masing kandidat untuk masuk putaran kedua," ujar Idrus.

KPU Maluku saat penarikan nomor urut calon Gubernur-Wagub di Ambon 26 April 2013 mencatat pasangan Abdullah Tuasikal - Hendrik Lewerissa (BETA - TULUS) dinomor urut 1, Jacobus Puttileihalat - Arifin Tapi Oyihoe (BOBARA) nomor 2, Abdullah Vanath - Marthin Maspaitella (DAMAI) nomor 3.

Pasangan Herman Kordoeboen - Daud Sangadji (MANDAT) berada di nomor urut 4 dan nomor 5 adalah pasangan Said Assagaff - Zeth Sahuburua (SETIA).

Daftar Pemiih Tetap(DPT) Pilkada Maluku sebanyak 1.186.631 orang di 3.289 TPS tersebar di sembilan Kabupaten dan dua Kota.

Pewarta: Lexy Sariwating
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026