"Pembangunan rumah dinas untuk PNS di Sofifi akan dirampungkan pada Agustus dan tahap pertama kali ini akan diselesaikan sebanyak 200 unit," kata Sekdaprov Malut Madjid Husen di Ternate, Rabu.
Ia mengatakan pemprov fokus pembangunan tahap pertama 200 unit rumah PNS ini bisa terealisasi pada Agustus, sehingga pada 17 Agustus nanti seusai upacara langsung dilakukan peresmian penyerahan rumah tersebut.
Target yang dicanangkan Pemprov Malut cukup beralasan, karena 200 unit rumah tersebut kini telah masuk dalam tahap perampungan, karena atap rumahnya kini telah selesai dikerjakan tinggal pemasangan keramik dan listrik, katanya.
Madjid mengakui banyak PNS di lingkup Pemprov Malut jarang masuk kantor karena sebagian besar masih tinggal di Kota Ternate, sehingga efektivitas dan rutinitasnya sangat minim, karena biaya transportasi dari Ternate-Sofifi cukup mahal.
Oleh karena itu, Sekdaprov berjanji setelah 200 unit rumah PNS tahap pertama ini tuntas langsung dibagikan kepada seluruh staf di SKPD, sehingga bisa mendorong tingkat kedisplinan para PNS du Pemprov Malut.
Saat ini, Pemprov Malut fokus menyiapkan lahan bagi pembangunan rumah PNS di Sofifi, sehingga upaya Kemenpera dalam mendukung pembangunan rumah bagi PNS di Sofifi terpenuhi.
"Sebenarnya, Pemprov Malut telah mengusulkan pembangunan 5.000 unit rumah bagi PNS di Sofifi, namun baru direalisasi 3.000 unit rumah dengan tahap pertama pembangunan tahun ini ditargetkan 200 unit rumah," katanya.
Oleh karena itu, dengan adanya program pembangunan rumah murah bagi PNS ini sangat penting bagi peningkatan kinerja PNS di Pemprov Malut, apalagi ibukota Malut dipindahkan dari Ternate ke Sofifi sangat mempengaruhi aktivitas PNS.
Pasalnya, sebagian besar para PNS di lingkup Pemprov Malut yang saat ini beraktivitas di Sofifi, sebagian besar masih bertempat tinggal di Kota Ternate, sehingga sangat mempengaruhi kinerja para PNS, katanya.
Madjid Husen juga mengharapkan kepada Kemenpera untuk mendukung program pembangunan perumahan di Sofifi, baik melalui perumnas maupun BTN, karena banyak PNS di lingkup Pemprov Malut maupun instansi vertical yang membutuhkan rumah tersebut.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.