"Untuk sementara, kami baru mengambil keterangan dari korban yang mengaku dihadang tiga orang dan salah satu di antara mereka menusuk paha kanan Philipus," kata Kasat Reskrim Polres setempat, AKP Agung Tribawanto di Ambon, Sabtu.
Philipus yang berprofesi sebagai pengemudi becak ini dihadang serta ditusuk tiga orang tidak dikenal di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, tanpa alasan jelas.
Agung mengatakan, warga Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe ini setiap hari membawa becak milik Badaruddin, seorang warga Talake dan usai menarik becak maka korban akan datang untuk memberikan uang setoran.
Sayangnya korban dihadang tiga orang pelaku yang tidak dikenalinya dan serang pelaku yang membawa pisau langsung menusuk paha kanan Philipus.
Tanpa berpikir panjang, pengemudi becak yang masih berusia remaja ini berupaya melarikan diri ke pos pengamanan aparat TNI Yonif 611 yang berdekatan dengan tempat kejadian perkara.
Aparat TNI Bawah Kendali Operasi (BKO) ini sempat melakukan penyisiran namun tidak berhasil menemukan tiga oknum pelaku kriminal tersebut.
"Reskrim sudah meminta keterangan Badarudin sebagai saksi dan masyarakat juga diimbau memberikan keterangan untuk membantu polisi dalam meringkus para pelaku, sebab ciri-ciri para tersangka, terutama yang melakukan aksi penusukan hingga korban terluka sudah diketahui," katanya.
Pewarta: Daniel Leonard: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026