Menurutnya, cek kesehatan gratis perlu disesuaikan dengan berbagai kelompok umur, mulai dari bayi hingga lansia. Dia pun meminta publik untuk bersabar, karena inisiatif ini merupakan sebuah hal besar, sehingga perlu dilakukan secara bertahap.
"Habis sudah kita finalisasikan, nanti kita akan tentukan dilakukan oleh siapa, butuh alat apa, dan tempatnya di mana," katanya.
Dia mencontohkan, untuk bayi baru lahir, lebih cocok dilakukan di tempat dia dilahirkan. Untuk anak-anak, katanya, lebih tepat dilakukan di sekolah.
"Misalnya kalau orang dewasa, mungkin bisa di klinik, puskesmas, atau di tempat kerja. Kalau lansia, mungkin di puskesmas, atau kita kirim ke posyandu," katanya.
Budi menambahkan, pada Desember akan dimulai sosialisasi tentang cek kesehatan gratis.
Pemeriksaan kesehatan gratis menjadi salah satu 8 program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan. Adapun program kesehatan lainnya berupa menurunkan kasus TBC 50 persen dalam lima tahun serta membangun RS lengkap berkualitas di kabupaten.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menkes harapkan finalisasi cek kesehatan gratis selesai November
Pewarta: Mecca Yumna Ning PrisieUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026