Ternate (ANTARA) - Sebanyak 408 pesilat dari delapan kabupaten/kota di Maluku Utara mengikuti kejuaraan daerah (kejurda) pencak silat Malut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Malut, Saifudin Juba, di Ternate, Rabu, menyampaikan, kejurda yang diikuti ratusan atlet pencak silat ini juga untuk menyeleksi mereka yang akan mewakili Malut dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

Dalam kesempatan itu, Saifudin mengatakan, Dispora Malut menyediakan bonus sebesar Rp144 juta yang akan diberikan kepada para juara disamping anggaran pembiayaan kegiatan ini yang bersumber dari APBD Pemprov Malut sekitar Rp300 juta.

"Kami mengapresiasi semangat panitia kejuaraan daerah pencak silat Gubernur Cup 2025 yang telah menyiapkan seluruh kebutuhan guna kelancaran kegiatan ini ," ujarnya.

Sebelumnya Wagub Malut Hi Sarbin Sehe secara resmi membuka Kejurda Pencak Silat Piala Gubernur Maluku Utara tahun 2025 di Duafa Center Kota Ternate.

Menurut Wagub, setiap bangsa pasti memiliki warisan yang dapat dibanggakan dan pencak silat adalah salah satu warisan kebanggaan Indonesia.

"Pada kesempatan yang baik ini, selaku Pemerintah akan terus memelihara nilai-nilai leluhur tersebut, karena terus memberikan ruang untuk penyelenggaraan pencak silat baik secara individu maupun secara kolektif," kata Wagub Sarbin.

Menurut dia, disadari atau tidak saat ini kegemaran para remaja dan mungkin sebagian besar generasi muda lebih senang menyalurkan kesenangan dan menghabiskan waktu pada gadget dan handphone, sehingga boleh dikatakan sangat kecil bahkan tak ada kepedulian terhadap seni bela diri. "Karena itu pemerintah menyediakan ruang fasilitasi dan memotivasi agar anak-anak mengambil kesempatan berlatih mengembangkan bela diri pencak silat," ungkap Wagub.

"Mudah-mudahan ini dapat merangsang para pendekar dan praktisi pencak silat untuk lebih melestarikan pencak silat di kalangan masyarakat khususnya generasi muda," kata Sarbin.



Pewarta: Abdul Fatah
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026