"Untuk tingkat pengiriman itu berasal dari Obi masih cukup banyak dan untuk pemasokan bisa mencapai 4-6 ton untuk sekali pengiriman," kata Manager Erna Talib di Ternate, Rabu.
Dia mengatakan, ketersedian bahan baku rumput laut untuk saat ini, sangat aman karena ada beberapa pemasokan hingga saat ini masih lancar saja dan budidaya yang ada di Obi cukup bagus.
Sehingga, pemasukan masih lancar dan kita tidak kekurangan stok bahan baku, untuk bulan ini memang akan adakan pengiriman ke Makassar dan sekitar delapan ton.
"Kita saat ini hanya keterbatasan tempat penjemuran sehingga perencanaannya tempat akan dilebarkan dan agar kita dapat merekrut penambahan karyawan baru, jika ketersediaan ini masih lancar seperti saat ini sudah dipastikan produksi makin meningkat," katanya.
Menurut dia, budidaya yang ada di Pulau Obi itu sempat medapat bantuan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, berupa keranjang pengangkut rumput laut.
Bahkan, produksi rumput laut saat ini makin meningkat untuk tingkat pemasokan, bahkan juga melambung terutama dari Obi, karena produksi budidaya yang sangat baik sehingga produksi tidak ternah terkendala.
"Ada juga perencanaan untuk mengembangkan budidaya di daerah yang melakukan budidaya rumput laut tersebut akan diberi bantuan oleh pemerintah daerah agar dapat menunjang kebutuhan para budidaya yang ada di Obi tersebut," ujarnya.
Dia menambahkan, pasokan bahan baku rumput laut di Malut selain di Pulau Obi, Bacan di Kabupaten Halmahera Selatan serta Pulau Moti dan Batang Dua juga saat ini tengah dilakukan pengembangan budidaya rumput laut.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.