Ambon (ANTARA) -

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar lewat Sosialisasi Literasi Digital “Bijak Bermedia Sosial” digelar di SMP Negeri 7 Ambon.

“Literasi digital menjadi bagian penting dari prioritas pembangunan Kota Ambon,” kata Kepala Diskominfosandi Kota Ambon Ronald Lekransy di Ambon, Kamis.

Ia menegaskan visi Ambon sebagai kota yang manise, inklusif, toleran, dan berkelanjutan juga mencakup pemerataan akses serta pemanfaatan teknologi informasi di ruang publik.

Ia menjelaskan program Ambon Smart City atau Ambon Kota Pintar terus dilanjutkan untuk meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi, termasuk pada sektor kesehatan dan pendidikan.

Oleh karena itu, ia mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berkeadilan guna menjawab kebutuhan masyarakat.

Ronald juga mengajak para siswa memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai peluang untuk mengembangkan diri.

Namun, ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan dalam bermedia sosial karena risiko digital, termasuk perundungan melalui perangkat digital yang semakin meningkat.

“Media sosial punya manfaat, tetapi juga tantangan. Karena itu kita harus membangun ekosistem digital yang sehat,” ujarnya.

Pemkot Ambon berharap, kegiatan ini membantu siswa memahami manfaat dan risiko media sosial sehingga dapat terhindar dari dampak negatif dunia digital.

“Teknologi harus membantu adik-adik mengukir prestasi, bukan membawa pada hal-hal yang merugikan,” ucapnya.

Kepala SMPN 7 Ambon Anthon Anakotta berharap, para siswa dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik karena bermanfaat bagi perkembangan mereka.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya pintar menggunakan teknologi, tapi juga bijak dan bertanggung jawab saat berada di ruang digital,” kata dia.

Sosialisasi ini juga dilengkapi pemaparan layanan publik seperti 112, Omnichannel, dan SP4N Lapor oleh mahasiswa FISIP Universitas Pattimura untuk mengenalkan berbagai kanal aduan dan layanan dasar pemerintah.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026