Salah seorang pemasok telur di Ternate, Rahman, di Ternate, Selasa, mengatakan, harga telur yang biasanya dijual Rp1.600/butir, kini mengalami kenaikan Rp1.700 hingga Rp2.000/ butir.
Kenaikan harga telur biasanya terjadi menjelang perayaan Idul Adha, karena kebutuhan masyarakat semakin meningkat.
Hanya saja, stok telur saat ini terjamin, menyusul pemasokan dari sentra produksi.
Saat ini tingkat konsumsi masyarakat terlihat meningkat karena kebutuhan untuk membuat kue..
Rahman mengemukakan, kenaikan harga telur menjelang perayaan Idul Adha dipengaruhi faktor kebutuhan masarakat meningkat dan ketersediaan stok barang terbatas, sehingga sering terjadi kenaikan.
Tetapi, hingga saat ini pemasokan telur di Kota Ternate masih aman dan terjamin kebutuhan masarakat.
Sedangkan, Kabid Perdagangan, Disperindag Kota Ternate, Chairul Saleh, menyatakan, akan menggelar operasi pasar dalam rangka menyambut perayaan Idul Adha dengan tujuan menekan gejolak harga.
"Kita menjadwalkan operasi pasar dilaksanakan secepatnya, kendati hingga saat ini harga harga bahan pangan relatif terkendali," katanya.
Pewarta: Abdul Fatah: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.