Ambon (ANTARA) -

Perum Bulog Kantor Wilayah Maluku dan Maluku Utara menyalurkan bantuan pangan kepada sebanyak 29.826 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) selama periode Oktober hingga November 2025 sebagai bagian dari program bantuan pangan Badan Pangan Nasional.
 

“Setiap kepala keluarga menerima bantuan 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng per bulan, sehingga total bantuan yang diterima masing-masing KK selama dua bulan mencapai 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng,” kata Pemimpin Bulog Wilayah Maluku dan Malut Rudy Senawi Tahir, di Ambon, Kamis.

Bulog mencatat pagu bantuan pangan untuk Kabupaten Maluku Tengah berupa beras sebanyak 587.560 kilogram serta minyak goreng sebanyak 117.512 liter yang disalurkan secara bertahap kepada masyarakat penerima manfaat.

Ia mengatakan, penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari program Badan Pangan Nasional yang bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus meringankan beban ekonomi kelompok masyarakat rentan di daerah.

“Selain menjaga daya beli masyarakat, program bantuan pangan ini juga diharapkan dapat menekan potensi gejolak harga beras dan minyak goreng di tingkat konsumen, khususnya di wilayah Maluku Tengah yang memiliki tantangan distribusi antarpulau. Dengan adanya intervensi pemerintah melalui bantuan pangan, ketersediaan bahan pokok diharapkan tetap terjaga,” ujarnya.

Bulog Kanwil Maluku dan Maluku Utara memastikan seluruh proses penyaluran dilakukan sesuai ketentuan, mulai dari pendataan penerima hingga distribusi di lapangan. Bulog juga berkomitmen terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan bantuan pangan ini tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran.

Dalam pelaksanaannya, Bulog Kanwil Maluku dan Maluku Utara bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI dan Polri, serta PT Jasa Prima Logistik Bulog sebagai mitra distribusi resmi guna memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.

Kegiatan penyaluran bantuan pangan ini turut dimonitoring oleh sejumlah pejabat setempat, di antaranya Wakil Ketua Komite IV DPD RI Novita Anakotta, sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran dan keberhasilan program bantuan pangan tersebut.

Masyarakat penerima bantuan berharap program ini dapat terus berlanjut karena dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

 

 



Pewarta: Winda Herman
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026