Ambon (ANTARA) -
Pemerintah Kota Ambon, Maluku, menyalurkan sebanyak 280 unit bantuan sarana jualan berupa booth kontainer dan etalase bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di kota tersebut.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kota bagi para pelaku UMKM. Kita menyadari UMKM memegang peran penting dalam perekonomian Kota Ambon,” kata Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, di Ambon, Senin.
Wali Kota Ambon mengatakan, penyerahan dilakukan secara simbolis, terdiri dari 80 unit booth kontainer dan 200 etalase yang akan dimanfaatkan pelaku usaha untuk berjualan di lokasi-lokasi yang disiapkan pemerintah.
Ia menegaskan, sektor UMKM mampu menjadi penopang ekonomi daerah, terutama di tengah keterbatasan pemerintah menyediakan lapangan kerja baru. Karena itu, fasilitas pendukung kegiatan usaha perlu diperkuat.
“UMKM dapat menyerap tenaga kerja dan menjaga pertumbuhan ekonomi kota. Kami berharap bantuan ini memfasilitasi pelaku usaha agar bisa berjualan dengan baik dan higienis karena menggunakan tempat tertutup,” ujarnya.
Ia optimistis, jika sarana usaha dimanfaatkan dengan optimal maka kualitas pangan terjaga, penjualan meningkat, dan omset pelaku UMKM ikut bertambah.
Pemkot Ambon juga mulai menata sejumlah ruang terbuka publik (RTP) seperti di Wainitu, Air Salobar, dan Amahusu yang akan menjadi lokasi aktivitas ekonomi sekaligus ruang usaha bagi masyarakat.
“Kami berharap setelah pembagian ini, RTP tersebut dapat segera dioperasikan dan pelaku UMKM bisa eksis di sana,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah turut melakukan verifikasi agar bantuan tepat sasaran, sembari memastikan program pemberdayaan yang melibatkan dinas teknis tetap berjalan, termasuk penyerahan modal usaha yang sempat tertunda akibat penyesuaian anggaran.
Sebagai bentuk kesinambungan program, Pemkot Ambon berencana mengintegrasikan bantuan sarana usaha ini dengan pelatihan manajemen sederhana dan edukasi keamanan pangan, agar pelaku UMKM tidak hanya memiliki fasilitas memadai tetapi juga kapasitas usaha yang lebih kuat.
Pewarta: Winda HermanEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026