Ambon (ANTARA) - Seorang nelayan asal Desa Kasieh, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku yang dilaporkan hilang kontak saat melaut sejak Kamis, (15/01/2026) sekitar pukul 02.00 WIT berhasil ditemukan selamat oleh nelayan asa Desa Gale-Gale di Kabupaten SBB.
"Korban bernama Kisman Latumapayahu (64) ini dilaporkan selamat ketika tim SAR gabungan sementara melakukan operasi pencarian hari kedua sejak pagi hingga siang ini," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku Muhammad Arafah di Ambon, Senin.
Sejak pukul 08.00 WIT, Unsur SAR Gabungan dibagi menjadi 3 SRU guna memperluas area pencarian sesuai SAR MAPS hari kedua Ops SAR. Seluruh SRU kemudian dikerahkan menggunakan Rubber Boat dan Longboat menuju sejumlah titik koordinat guna melaksanakan pencarian korban.
Upaya pencarian korban terus dilakukan hingga pada pukul 12.30 WIT, Tim SAR Gabungan menerima informasi bahwasanya korban atas nama Kisman Latumapayahu berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dengan jarak kurang lebih 24 Nautical Mile dari lokasi awal kejadian oleh nelayan Desa Gale-Gale dan dievakuasi menuju desa itu guna mendapatkan perawatan.
"Menurut keterangan Fadly Latukau selaku Dantim Operasi SAR, perahu korban mengalami kerusakan pada mesin sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan pulang dan hanyut hingga beberapa hari. Beruntung korban menemukan sebuah rompon yang hanyut juga kemudian perahu milik korban diikat pada rompon tersebut agar tidak hanyut terlalu jauh," katanya.
Setelah menerima informasi kecelakaan laut ini dan dilaksanakan Operasi SAR, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada hari kedua oleh nelayan setempat dan kini sedang dievakuasi dari Desa Gale-Gale menuju kediaman korban guna diserahkan kepada pihak keluarga.
Laporan awal kondisi membahayakan jiwa manusia tersebut diterima Comm Centre Basarnas Ambon pada Minggu, (18/1) pukul 03.10 WIT dini hari dari Sekertaris BPBD Seram Bagian Bara
Korban dilaporkan melaut menggunakan perahu katinting sejak Kamis, (15/01/2026) sekitar pukul 02.00 WIT namun tidak kunjung kembali sehingga pemerintah desa bersama keluarga korban meminta bantuan SAR.
Pada pukul 03.30 WIT, Tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan melalui jalur darat menuju lokasi kejadian pada koordinat 2°45'34.52"S-128°33'1.63"E, jarak kurang lebih 177 Km, dan Heading 24.46° arah Timur Laut dari Kantor SAR Ambon.
Pewarta: Daniel LeonardUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026