Ternate (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) berkomitmen membenahi pengelolaan jaminan kesehatan, terutama di tiga daerah, guna meningkatkan cakupan hingga keaktifan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Saya telah memberikan catatan penting bahwa masih terdapat tiga daerah yang menjadi pekerjaan rumah bersama, yakni Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Utara, dan Kabupaten Pulau Taliabu, yang perlu mendapat perhatian dan percepatan kebijakan di bidang jaminan kesehatan," kata Gubernur Malut Sherly Tjoanda di Ternate, Kamis.

Pemerintah Provinsi akan melakukan pembinaan dan pengawasan yang lebih fokus dan terukur terhadap tiga daerah tersebut, terutama memastikan peningkatan cakupan dan keaktifan peserta JKN, sehingga setiap kebijakan yang diambil berorientasi pada kepentingan publik.

Langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor kesehatan sebagai prioritas pelayanan dasar yang harus dirasakan secara merata dan berkeadilan.

Dia mengatakan penghargaan UHC bukanlah tujuan akhir, melainkan fondasi untuk terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dan memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat.

"Prestasi ini harus dijaga dan ditingkatkan. Ukurannya bukan pada piagam, tetapi pada seberapa jauh rakyat benar-benar terlindungi dan terlayani," ujarnya

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten yang berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 di wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Ternate.

Penghargaan tersebut diberikan kepada satu pemprov dan tujuh pemkab di Malut yang dinilai telah memberikan kepastian perlindungan kesehatan bagi masyarakat melalui program JKN, sehingga warga dapat mengakses layanan kesehatan yang dibutuhkan secara adil, bermutu, dan tanpa hambatan biaya.

Pada Kategori Madya, penghargaan diraih Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Tidore Kepulauan, dan Kabupaten Sula. Pada Kategori Pratama diraih Kabupaten Halmahera Barat.

Ia menyebut capaian tersebut sebagai wujud komitmen bersama pemerintah daerah dalam memperluas perlindungan kesehatan kepada masyarakat, baik melalui peningkatan cakupan kepesertaan JKN maupun menjaga keaktifan peserta, agar manfaat jaminan kesehatan dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Ia mengapresiasi kepada para kepala daerah, jajaran birokrasi, tenaga kesehatan, serta BPJS Kesehatan yang telah bekerja konsisten membangun sistem jaminan kesehatan di Malut.
 



Pewarta: Abdul Fatah
Editor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026