Ternate (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara menyalurkan bantuan logistik untuk warga terdampak bencana alam di Kabupaten Halmahera Utara dan Halmahera Barat.

"Ini merupakan bantuan Polri kepada masyarakat yang terkena dampak bencana. Polda Maluku Utara ingin memastikan bantuan ini berkesinambungan, sehingga masyarakat dapat memasuki bulan Ramadhan dan melaksanakan ibadah dengan baik," kata Wakapolda Malut, Brigjen Pol Stephen M. Napiun di Maluku Utara, Rabu.

Saat memimpin langsung apel pelepasan kendaraan pengangkut bantuan logistik untuk korban bencana alam di wilayah Kabupaten Halmahera Utara dan Halmahera Barat, dia menjelaskan bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban warga.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda juga mengajak seluruh masyarakat di wilayah setempat untuk menjaga semangat gotong royong.

"Kami mengajak kepedulian masyarakat luas, mengingat sebentar lagi kita memasuki bulan Ramadhan, namun masih ada saudara-saudara kita yang kondisinya belum layak untuk beribadah dengan nyaman. Untuk itu, mari kita bersama-sama bergotong royong dan saling membantu," tambahnya.

Bantuan logistik yang dikirimkan, kata dia, terbagi untuk dua wilayah hukum Polres.

Wilayah Hukum Polres Halmahera Utara bantuan didistribusikan melalui Polsek Kao, Polsek Loloda Utara, dan Polsek Galela yang terdiri dari beras, mie instan, minyak goreng, telur, gula, air mineral, tikar selimut, kasur, dan kebutuhan lainnya.

Kemudian untuk Wilayah Hukum Polres Halmahera Barat bantuan didistribusikan melalui Polsek Loloda dan Polsek Ibu.

Polda Maluku Utara berharap bantuan ini dapat tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran melalui polsek jajaran, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, bencana banjir terjadi di Halmahera Utara dan Halmahera Barat pada pertengahan Januari 2026.



Pewarta: Abdul Fatah
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026