Ternate (ANTARA) - Pemprov Maluku Utara (Malut)menggenjot dan percepat pemerataan ekonomi rakyat, sekaligus mendorong simpul-simpul perekonomian rakyat dengan tetap berorientasi pada kemitraan dan pengembangan potensi lokal.
"Oleh sebab itu, dengan adanya program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah, diharapkan dapat mendorong pengembangan sektor riil dalam peningkatan pertumbuhan perkonomian ," kata Gubenur Malut Sherly Tjoanda dalam kunjungan kerjanya ke kampung nelayan Desa Sidangoli Dehe, Rabu.
Menurut Gubernur perempuan pertama di tanah Moloku Kie Raha tersebut, tujuan sosialisasi KUR untuk membantu para nelayan Provinsi Maluku Utara agar menjadi nelayan yang dari bertahan menjadi berkembang, dari bergantung menjadi mandiri dan dari informal menjadi profesional.
Ia mengatakan, pemerintah hanya sebagai regulator dan fasilitator untuk nelayan melalui kolaborasi dan sinergi program antara Pemprov bersama BRI sebagai upaya permodalan bagi nelayan melalui KUR.
"Maluku Utara ini ada 36 ribu nelayan sementara setiap tahun sekitar 200 kapal yang diberikan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan," ungkapnya.
Melalui sosialisasi ini, Sherly berharap nelayan Maluku Utara ke depan agar lebih mandiri lagi terutama dalam pola manajemennya.
"Pemprov hanya membantu mesin 15 Pk sedangkan untuk kapal nelayan bisa melalui KUR, begitu juga bagi nelayan yang tidak memiliki mesin, maka kapal juga melalui KUR," ucapnya.
Untuk pinjaman KUR sendiri di angka Rp35 juta cicilan per bulan Rp600 ribu, Rp40 juta cicilan per bulan Rp700 ribu dan Rp50 juta cicilannya Rp900 ribu per bulan.
Sosialisasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya para nelayan yang menjadi penggerak utama ekonomi daerah.
Dalam jalannya sosialisasi juga dilakukan sesi dialog interaktif langsung dengan perwakilan masyarakat.
Beberapa pertanyaan yang diajukan terkait proses pengajuan KUR, dan permintaan bantuan ternak hewan kambing.
Selain berbagi keberkahan kepada para nelayan, di akhir acara Gubernur juga berbagi keberkahan kepada anak-anak yang berada di lokasi acara.
Pewarta: Abdul FatahEditor : Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026