Ternate (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) mematangkan berbagai persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026, guna memastikan perjalanan masyarakat aman serta pasokan kebutuhan tetap stabil.
"Saya mengapresiasi langkah sinergi lintas sektor dalam rakor pagi hari ini, untuk memastikan masyarakat dapat menikmati kelancaran arus mudik nantinya," kata Gubernur Malut, Sherly Tjoanda dihubungi, Kamis.
Koordinasi lintas sektor terus dilakukan Gubernur Sherly untuk memperkuat kesiapan daerah secara menyeluruh. Sinergi tersebut mencakup penguatan infrastruktur jalan, transportasi, pengamanan, energi, dan pangan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dikbud tersebut diikuti unsur Forkopimda dan pimpinan instansi terkait, di antaranya Kapolda, Danrem 152 Baabulah, Kesbangpol, BMKG, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, BPBD, Dinas Pariwisata hingga Dinas Pendidikan.
Rakor lintas sektoral ini merupakan bagian dari persiapan daerah yang menjadi bagian pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, guna memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik serta perayaan Idul Fitri khususnya di wilayah Maluku Utara.
Rakor ini, lanjut Sherly, memiliki arti penting, wujud bahwa pemerintah sangat peduli dan hadir langsung untuk membantu masyarakat.
Malut merupakan wilayah kepulauan di mana sangat bergantung dengan aksesibilitas transportasi laut. Maka dibutuhkan kesiapan matang segala lini untuk memastikan kelancaran.
Selain itu dia juga mengumumkan adanya Program Mudik Bersubsidi Lebaran 2026, dengan memberikan potongan harga tiket kapal laut sebesar 50 persen bagi masyarakat Maluku Utara.
"Kebijakan ini berlaku untuk perjalanan pulang-pergi pada periode 12 hingga 31 Maret 2026. Sementara itu, penjualan tiket mulai dibuka pada 5 Maret 2026," jelasnya.
Gubernur meminta agar keselamatan masyarakat didahulukan dalam pelayanan mudik Idul Fitri tahun ini.
“Kami siap bersinergi bersama Polri, TNI, dan seluruh instansi terkait untuk memastikan masyarakat Maluku Utara dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan lancar. Koordinasi dan kesiapan sejak dini menjadi kunci keberhasilan,” katanya.
Rakor ini menjadi komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Maluku Utara.
Sementara, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Drs. Waris Agono menekankan agar seluruh jajaran melaksanakan persiapan secara optimal, terukur, dan penuh tanggung jawab.
Waris meminta penguatan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama Ramadhan dan Idul Fitri.
Pewarta: Abdul FatahEditor : Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026