Ambon (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga bersama instansi lintas sektoral rutin memantau ketersediaan layanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Timur, sebagai upaya memastikan ketersediaan layanan BBM bagi masyarakat.
Pemantauan ketersediaan BBM dilakukan Instansi terkait antara lain Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Seram Bagian Timur ,Dinas Perhubungan, Pihak Kepolisian dan TNI, serta Hiswana Migas.
Pjs Sales Area Manager Retail Maluku Avip Noor Yulian di Ambon, Selasa menjelaskan kegiatan ini rutin dilakukan menjelang Idul Fitri untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat di minggu terakhir Ramadhan menuju perayaan Idul fitri.
"Layanan BBM yang utama adalah ketersediaan di SPBU untuk kendaraan bermotor dan ketersediaan minyak tanah untuk kegiatan memasak jelang lebaran, pasti meningkat. Antisipasi hal tersebut, kami sudah lakukan peningkatan stok dan untuk minyak tanah di kedua Kabupaten tersebut secara berkala sudah dilakukan extra dropping, untuk antisipasi lonjakan konsumsi masyarakat," katanya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Maluku Tengah Erny Rahman mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan stok terutama minyak tanah untuk hari besar keagamaan, yang cenderung terjadi peningkatan penggunaan oleh sektor usaha dan rumah tangga.
Ia menyatakan, hasil pengawasan stok minyak tanah tersedia, masyarakat tidak perlu panik menghadapi lebaran ini. Selain itu harga minyak tanah di pangkalan juga dijual sesuai HET Peraturan Bupati.
“Kami imbau masyarakat Masohi, jangan beli di pengecer karena kami tidak bisa mengatur untuk harga jual, kami sarankan beli langsung di pangkalan resmi. Apabila di pangkalan yang menjual di atas HET, masyarakat juga bisa lapor langsung," katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Tengah Nur Ali Nurlette menegaskan dari pengawasan yang dilakukan, stok BBM sampai dengan Idul fitri dipastikan aman dan cukup bagi seluruh pengguna kendaraan.
"Tim pengawas sudah lihat langsung ke SPBU di Kota Masohi BBM stok aman, tersedia sangat cukup. Kami harap masyarakat agar mengisi BBM sesuai kebutuhan karena ini stok aman dan ini kebutuhan bersama, tidak perlu isi sampai antri yang mengganggu badan jalan," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Diskoperindag SBT Adam Rumbalifar menyampaikan sidak bersama ini dilakukan untuk memastikan kesiapan stok dan pelayanan di SPBU menjelang Idul Fitri, serta melakukan pengecekan ke sejumlah pangkalan minyak tanah di wilayah tersebut.
"Hasilnya stok tersedia sampai Lebaran dan pelayanan di SPBU berjalan lancar. Setelah melakukan sidak ke pangkalan minyak tanah pun, semuanya tersedia dan tidak mengalami masalah dalam pendistribusian. Kami meminta masyarakat menghadapi Idul f tri dengan tenang karena stok BBM dan minyak tanah aman," katanya
Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai kesiapan layanan dan produk Pertamina, untuk dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.
Pewarta: Penina Fiolana MayautEditor : Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026