Ambon (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaksanakan penyalaan simbolis bantuan listrik melalui program Light Up The Dream (LUTD) di Desa Saleman, Kabupaten Maluku Tengah.

General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara Noer Soeratmoko mengatakan program tersebut merupakan wujud komitmen PLN dalam menghadirkan akses listrik yang merata bagi masyarakat.

"Melalui program Light Up The Dream, PLN berupaya menghadirkan listrik sebagai penggerak kualitas hidup masyarakat. Akses listrik tidak hanya menjadi kebutuhan dasar, tetapi juga fondasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan," ujarnya.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM Rilke Jeffri Huwae menegaskan pemanfaatan listrik harus dilakukan secara tertib dan sesuai ketentuan.

"Program ini merupakan wujud kehadiran negara dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses energi yang layak. Kami juga mengajak masyarakat memanfaatkan listrik secara aman agar keberlanjutan layanan dapat terjaga," katanya.

Penyalaan simbolis dilakukan melalui pengoperasian Miniature Circuit Breaker (MCB) kepada empat pelanggan penerima manfaat sebagai tahap awal program bantuan pasang baru di Desa Saleman.

Program tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah melalui Kementerian ESDM dan PLN dalam menghadirkan akses listrik bagi masyarakat yang belum terjangkau layanan kelistrikan.

Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara masyarakat dan pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan serta keandalan infrastruktur kelistrikan di desa.

PLN menegaskan akan menuntaskan target penyambungan listrik di Desa Saleman secara bertahap serta terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam meningkatkan layanan.

Melalui program tersebut, masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat listrik, antara lain peningkatan aktivitas ekonomi, akses pendidikan, dan layanan sosial.



Pewarta: Penina Fiolana Mayaut
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026