"Di wilayah Malut belum ada penyaluran elpiji subsidi tabung tiga kg karena Malut belum masuk daerah conversi minyak tanah ke gas sehingga Pertamina hanya menyalurkan elpiji tabung 12 kg di daerah ini," kata Sales Executive Ratail Pertamina Ternate Andi Arifin mengatakan di Ternate, Sabtu.
Sejauh ini tidak ada keluhan masyarakat terkait penyaluran elpiji tabung 12 kg, misalnya kelangkaan seperti yang terjadi diberbagai daerah di Indonesia, karena masyarakat setempat umumnya masih mengandalkan minyak tanah bersubsidi untuk kebutuhan memasak.
Menurut Andi Arifin, wilah Malut, khususnya Kota Ternate sebenarnya sudah diprogramkan untuk masuk daerah conversi minyak tanah ke elpiji, bahkan pada 2016 sudah sempat dilakukan pendataan bagi masyarakat di Ternate yang berhak mendapat bantuan tabung elpiji dan kompor gratis, tetapi belum dipastikan kapan akan direalisasi.
Masyarakat di Malut, khususnya di Ternate dan sejumlah kota terdekat diharapkan untuk mulai memanfaatkan elpiji tabung 12 kg dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar di rumah tangga, agar ketika conversi minyak tanah ke elpiji mulai diberlakukan di daerah ini, masyarakat sudah terbiasa.
Andi Arifin menambahkan, wilayah Malut yang terdiri atas pulau-pulau akan menjadi tantangan tersendiri bagi Pertamina jika daerah ini sudah diberlakukan conversi dari minyak tanah ke elpiji, tetap akan dicari solusinya.
Menyinggung penyaluran BBM premium dan pertamax di Malut, Andi Arifin mengatakan, sejauh ini juga tidak ada masalah yang berarti dan untuk memaksimalkan penyalurannya, Pertamina akan menambah lembaga penyalur di sejumlah daerah.
Lembaga penyalur berupa Stasiun Pengisiapn Bahan Bakar Umum (SPBU) misalnya, Pertamina berencana akan membangun tambahan SPBU di Ternate dan di Tobelo, sedangkan untuk agen penyalur minyak solar (APMS) akan ditambah satu di Kabupaten Pulau Morotai dan satu lainnya di Pulau Makian di Kabupaten Halmahera Selatan.
"Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, semua APMS di Malut yang umumnya melayani masyarakat dengan menggunakan liter, akan diupayakan dilengkapi dengan dispenser dan tangki tanam," katanya menambahkan.
Pewarta: La Ode Aminuddin: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.