Bupati Kepulauan Aru Johan Gonga membenarkan 29 orang pekerja perusahaan perikanan PT. Pusaka Benjina Resource, positif terinfeksi COVID-19, dan satu diantaranya meninggal.

"Ini klaster baru karena semuanya pekerja dari perusahaan PT. Pusaka Benjina Resource di Benjina, Kecamatan Aru Tengah. Mereka sementara menjalani karantina terpusat," kata Bupati yang dikonfirmasi dari Ambon, Provinsi Maluku, Selasa.

28 orang pekerja yang terkonfirmasi positif COVID-19 sedang menjalani karantina terpusat di kawasan kilo meter 6, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau bersama dua warga lainnya dari Kota Dobo.

Puluhan pekerja asal Wonogiri tersebut diketahui terpapar COVID-19 setelah salah satu rekannya meninggal di lokasi perusahaan, sehingga petugas dinas Kesehatan setempat diturunkan untuk melakukan pelacakan dan tes cepat antigen.

Menurut Bupati puluhan warga lain yang terkonfirmasi positif COVID-19 juga saat ini sementara menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing maupun di tempat isolasi yang ditentukan seperti di kawasan lokalisasi kampung Jawa.

Baca juga: Satgas: Ratusan karyawan tambang di Halut positif COVID-19, waspada klaster baru

Menyangkut dugaan varian baru COVID-19 telah masuk di wilayah itu, Bupati Johan belum bisa memastikannya, karena perlu dilakukan uji laboratorium, apalagi fasilitas tersebut belum ada di kabupaten tersebut.

"Saya belum bisa memastikan varian baru COVID-19 sudah ada di Aru atau belum, karena peralatan pemeriksaan di laboratorium belum ada," katanya.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya memberlakukan tes cepat antigen terhadap pelaku perjalanan maupun orang yang diduga terpapar COVID-19 karena tingkat keakuratan atau kebenarannya mencapai 90 persen.

Pemeriksaan cepat dengan antigen tersebut, membuat jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Kepulauan Aru meningkat tajam, di mana hingga Selasa tercatat 129 orang masih dalam perawatan.

Baca juga: Satgas pantau Prokes karyawan PT. NHM jalani karantina di Ternate, begini penjelasannya

Pewarta: Jimmy Ayal

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2021