Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah mengerahkan tim kesehatan yang bertugas di Puskesmas Pembantu Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku untuk memeriksa kondisi kesehatan warga Kariu yang berada di penampungan pengungsi Negeri Aboru.

"Sesuai perintah Pj Bupati Malteng, Muhammat Marasabessy, hari ini kami melibatkan para petugas medis terdekat untuk mendatangi lokasi penampungan pengungsi warga Kariu untuk memeriksa kesehatan mereka," kata Kadinkes Malteng, Zahlul Ikhsan yang dihubungi dari Ambon, Kamis.

Bentrokan antara warga Dusun Ori dan Negeri Pelau dan warga Kariu pada 26 Januari 2022 lalu menyebabkan sekitar 200-an rumah terbakar dan semua warga mengungsi ke Negeri Aboru.

Baca juga: Kapolresta Ambon salurkan bansos Kemensos di Kecamatan Pulau Haruku, begini penjelasannya

Menurut dia, pelayanan kesehatan warga pengungsi ini dilakukan secara rutin setiap minggu agar kondisi kesehatan warga tetap terpantau secara kontinyu.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, petugas kesehatan juga menyalurkan obat-obatan yang didatangkan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah kepada warga pengungsi.

Sebelumnya Penjabat Bupati Maluku Tengah, Ahmat Marasabessy memerintahkan dinkes kabupaten untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para pengungsi secara rutin.

"Kondisi penampungan pengungsi di Aboru memang tidak layak untuk dihuni dan warga harus berhadapan dengan bocornya atap serta kebanjiran akibat genangan air saat terjadi hujan," ujarnya.

Dia menambahkan, pelayanan kesehatan ini dimaksudkan agar para pengungsi tetap dalam kondisi sehat ketika mereka kembali ke kampung halaman mereka di Negeri Kariu.

Baca juga: Danrem 151/Binaiya bantu pengungsi korban konflk di Haruku, kepedulian sosial

Pewarta: Daniel Leonard

Editor : Moh Ponting


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2022