Kepulauan Kei Kabupaten Maluku Tenggara memiliki banyak tempat yang indah untuk dikunjungi oleh wisatawan baik dalam maupun luar negeri, salah satunya Pantai Ngiar Varat di Ohoidertawun Kecamatan Kei Kecil.

"Banyak sekali tempat yang indah di Maluku Tenggara, Pantai Ngiar Varat Ohoidertawun adalah salah satunya, yang belum banyak diketahui oleh orang banyak," ungkap Bupati Malra M Thaher Hanubun, di Langgur.

Maka, melalui momen Festival Pesona Meti Kei (FPMK) tahun 2022 kita kenalkan pantai ini dan juga upaya untuk mengembangkannya ke depan.

Baca juga: Festival Meti Kei kenalkan Pantai Ngiarvarat sebagai objek wisata baru Malra

Thaher mengakui, untuk FPMK tahun 2022, Pemerintah Daerah (Pemda) sengaja memindahkan pusat kegiatannya ke Pantai Ngiar Varat Ohoidertawun.

"Jadi ini memang sengaja kita pindahkan lokasi atau pusat kegiatan FPMK di tahun 2022, yang programnya tiap tahun kita selenggarakan, sehingga masyarakat umum tau bahwa kita memiliki banyak tempat yang indah di daerah kita," ujar Thaher.

Oleh karena itu, melalui media, baik itu media massa maupun media sosial, dan juga bekerjasama dengan pihak perbankan maupun pihak Bakti Telkomsel, sama-sama kita beritahu ke masyarakat luar, apa yang kita miliki di Kepulauan Kei Malra.

Melalui momen ini juga, hasil ekonomi kreatif buah tangan UMKM dan masyarakat juga dapat dijumpai, sehingga bukan hanya alam yang kita suguhkan namun juga apa yang bisa dimakan maupun apa yang bisa di bawa pulang oleh wisatawan, jelas Thaher.

Baca juga: Pemkab Malra suguhkan banyak lomba di Festival Pesona Meti Kei 2022

Sementara itu, Ketua Panitia FPMK tahun 2022, Budi Toffy mengemukakan, program tahunan ini sudah berjalan dengan berbagai kegiatan menuju puncaknya pada 26 Oktober pekan depan.

Puncak acaranya sendiri dilaksanakan di Pantai Ngiar Varat yang masih alami baik alam, pantai, maupun alam bawah lautnya.

Kemudian, menjadi perhatian serius kita melalui momen ini sendiri yakni hasil ekraf yang kita miliki untuk dapat di nikmati dan di bawah pulang oleh pengunjung baik dalam maupun luar negeri selama pelaksanaan FPMK tahun ini.

Pasalnya, untuk keindahan alam para pengunjung sudah mendapatkannya dengan datang berkunjung dan menikmatinya secara langsung, ketika berada di objek wisata pantai Ngiar Varat.

Selain itu, salah satu misi yang di bawa pada FPMK tahun ini adalah pelestarian hewan endemik yang ada di daerah ini, yakni kangguru mini di Pulau Kei Besar.

"Menjadi salah satu misi kita saat ini yakni pelestarian hewan endemik yakni kangguru mini yang dapat dijumpai di sejumlah hutan di Pulau Kei Besar, namun kini sulit untuk dijumpai atau berkurang, sehingga kita jadikan maskot FPMK 2022," katanya.

Baca juga: Sandiaga Uno bertelanjang kaki hadiri puncak Festival Meti Kei, nikmati pesona wisata

 

Pewarta: Siprianus Yanyaan

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2022