Anggota DPR, Mercy Chriesty Barends, mendukung pengembangan kawasan wisata paralayang di Dusun Airlouw, Negeri Nusaniwe, Ambon, menjadi objek wisata unggulan di masa mendatang

"Saya mendukung pengembangan kawasan wisata alam dan olahraga dirgantara paralayang yang dikembangkan dan dipromosikan pemerintah dan masyarakat Negeri Nusaniwe, sebagai wisata alternatif baru," kata dia, saat dimintai tanggapannya di Ambon, Selasa.

Baca juga: Upaya wujudkan Banda Neira jadi destinasi wisata nasional

Sebagai objek wisata baru di ibu kota Provinsi Maluku itu, keberadaan bukit paralayang yang menawarkan pemandangan alam eksotis dan cantik dari atas perbukitan, mulai diperkenalkan melalui Festival Nusaniwe yang dibuka Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, pada Jumat (21/10).

Barends yang juga menghadiri festival itu terpesona dengan pemandangan dan keindahan Teluk Ambon yang terlihat dari bukit paralayang. Apalagi lokasi tersebut juga dijadikan sebagai tempat pengembangan olahraga dirgantara paralayang maupun aktivitas seni dan budaya.

"Lokasinya sangat strategis dan tentu akan menarik perhatian wisatawan lokal, nasional maupun mancanegara untuk mengunjunginya, termasuk menantang bagi para pecinta olahraga terbang bebas menggunakan sayap kain (parasut) untuk mencoba trek yang tersedia," katanya.

Ia menegaskan, siap mendukung pengembangan kawasan wisata yang telah dibuka sejak tahun 2018 dengan memanfaatkan dana desa itu, tetapi sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 dua tahun terakhir, terutama mengupayakan penyediaan sarana penerangan hingga ke bukit paralayang.

"Memang saat ini belum ada penerangan jalan dari Dusun Airlouw hingga ke kawasan bukit paralayang, karena di bukit itu tidak ada pemukiman penduduk. karena itu saya akan membicarakan penguatan infrastruktur ini dengan sejumlah pihak," katanya.

Baca juga: Malra tingkatkan aksesibilitas ke objek wisata untuk Festival Meti Kei

Anggota Komisi VII DPR itu menyatakan, beberapa alternatif akan dilakukan untuk penyediaan jaringan listrik baik melalui PT. PLN maupun dengan memasang penerangan jalan umum tenaga surya di sepanjang ruas jalan dari Dusun Airlouw hingga ke objek wisata bukit paralayang.

Dengan pembangunan infrastruktur kelistrikan hingga ke kawasan wisata alam itu, maka dengan sendirinya akan membantu perkuatan jaringan telekomunikasi melalui pemasangan menara milik perusahaan telekomunikasi.

Baca juga: Pemkot Tikep benahi infrastruktur untuk jaminan telekomunikasi Sail Tidore

Ia berharap dukungan berbagai pihak untuk bersama-sama mengembangkan dan mempromosikan potensi pariwisata dengan ikon paralayang ini ini, sehingga ke depan dapat berkembang menjadi lokasi olahraga paralayang bertaraf internasional.

"Semua pihak harus bekerja sama mempromosikan olahraga yang baru pertama kali dikembangkan di Provinsi Maluku ini, sehingga ke depan lokasi bukit paralayang menjadi lokasi pertandingan olahraga terbang bebas dengan parasut bertaraf internasional," katanya.


Baca juga: Festival Meti Kei kenalkan Pantai Ngiarvarat sebagai objek wisata baru Malra

Pewarta: Jimmy Ayal

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2022