PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate, Maluku Utara (Malut), menyatakan anggaran dalam perbaikan dermaga satu di Pelabuhan Penyeberangan Bastiong, Ternate, menghabiskan dana senilai Rp10 miliar.

"Kalau untuk proses rehabilitasi atau perbaikan seperti adanya kecelakaan di dermaga itu kisaran Rp10 miliar sesuai laporan Tim Teknik, sebab perbaikan dermaga itu, di bawah tanggung jawab perusahaan swasta, karena kapal mereka yang menabrak dermaga itu, "kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate, Ardian saat dikonfirmasi ANTARA di Ternate, Jumat.

Dermaga satu yang berada di sisi Utara Pelabuhan Penyeberangan Bastiong di Kecamatan Ternate Selatan itu, proses pengerjaannya sudah mencapai 90 persen, dengan memiliki kapasitas tonase muatan 30 ton.

Dia mengatakan tentunya pemasangan konstruksi dari dermaga itu, sesuai jadwal dan rencana yang telah ditetapkan dan diperkirakan awal bulan Desember bisa dioperasikan.

Baca juga: Dihantam kapal feri, jembatan dermaga pelabuhan Bastiong Ternate ambruk

"Kami harapkan jika tidak ada hambatan dalam proses pengerjaan yang dikerjakan oleh pekerja, maka tentunya secepatnya dapat diselesaikan,"ujarnya.

Dia menjelaskan, pada bulan Desember 2023 mendatang akan diperhadapkan dengan dua momen penting yakni penyelenggaraan Hari Nusantara dan Liburan Natal dan Tahun Baru.

"Hari Nusantara Tahun 2023 ini Provinsi Maluku Utara menjadi tuan rumah, yang dipusatkan di Kota Tidore Kepulauan akan dilaksanakan pada 10 -13 Desember, sehingga dengan adanya dermaga satu itu maka dapat mendukung mobilitas masyarakat yang menggunakan jasa transportasi kapal ferry," kata Ardian.

Dia menyatakan, jika dermaga satu sudah rampung dan sudah dioperasikan maka tentunya dapat mengoptimalkan pelayanan dari Ternate ke sejumlah daerah di Provinsi Maluku Utara maupun rute Ternate tujuan Bitung, Sulawesi Utara.


Baca juga: Penumpang pelabuhan Bastiong Ternate terpantau normal

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : Moh Ponting


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2023