Ternate (Antara Maluku) - Polda Maluku Utara (Malut), mengerahkan 1600 personel untuk mengamankan pelantikan Gubernur/Wakil Gubernur periode 2014-2019 pasangan Abdul Gani Kasuba/Muhammad Natsir Thaib oleh Mendagri Gamawan Fauzi di Sofifi, Senin Besok.

Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendri Badar mengatakan di Ternate, Minggu, Polda mengerahkan personel sebanyak itu untuk mendukung keamanan dan kelancaran pelantikan pemimpin Malut lima tahun ke depan tersebut.

Personel pengamanan yang dikerahkan tersebut, selain ditempatkan di lokasi pelantikan yakni di DPRD Malut, juga di berbagai lokasi strategis lainnya baik di Sofifi maupun di Kota Ternate.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu kelancaran pelantikan gubernur/wakil gubernur Malut itu, terutama yang sifatnya anarkis, karena kalau sampai terjadi, maka polisi akan bertindak tegas.

Kalaupun masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat terkait pelantikan gubernur/wakil gubernur Malut tersebut, harus sesuai dengan prosedur yang berlaku dan jangan mengganggu kamtibmas setempat.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Malut, Tanri Balli Lamo juga mengimbau kepada masyarakat untuk mendukung kelancaran dan kesuksesan pelantikan gubernur/wakil gubernur Malut tersebut, karena proses politik terkait pilkada Malut sudah selesai.

Masyarakat yang berbeda pendapat selama proses pilkada Malut hendaknya kembali bersatu untuk membangun Malut di bawah kepemimpinan gubernur/wakil gubernur Malut yang baru.

"Malut selama ini dalam setiap pelaksanaan pilkada selalu diwarnai dengan konflik, tetapi pada pilkada Malut kali ini berlangsung aman dan tertib, jelas merupakan hasil kerja keras dari semua pihak terkait dan masyarakat," katanya.

Keterangan dari panitia pelantikan gubernur/wakil gubernur Malut, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II dari PKS seperti Menteri Pertanian Siswono dan Menteri Sosial dijadwalkan akan menghadiri pelantikan gubernur/wakil gubernur yang diusung PKS itu.

Pewarta: Abdul Fatah

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2014