Ambon, 7/3 (Antara Maluku) - Tiga sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Ambon akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2017.

Enam sekolah yang akan menerapkan UNBK yakni SMP Negeri 3 Ambon, SMPN 6, SMP Kalam Kudus, SMP Katolik, SMP Kristen YPKPM, dan SMP Lentera, kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Benny Kainama di Ambon, Selasa.

"Jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK mengalami peningkatan dari tahun 2016 yang hanya tiga sekolah. Kita berharap tahun ajaran berikutnya semakin banyak sekolah yang lolos verifikasi Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, untuk menyelenggarakan UNBK," katanya.

Dinas Pendidikan sebelumnya mengusulkan 13 SMP di kota Ambon untuk menerapkan UNBK, tetapi yang lolos verifikasi hanya enam sekolah.

"Dari 13 sekolah yang diusulkan tiga sekolah diantaranya telah menerapkan, yakni SMP Lentera, SMPN 3 dan SMPN 6. Kita berharap jika mendapat persetujuan dari kementerian maka diharapkan pelaksanaan ujian dapat berjalan lancar," ujarnya.

Menurut Benny, pelaksanaan UN daring (online) merupakan upaya pemanfaatan teknologi informasi dan mencegah terjadinya kebocoran soal ujian.

Peralatan penunjang seperti komputer, jaringan internet, listrik, dan SDM telah ada sehingga saat pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan baik.

"Jika peralatan penunjang telah dipersiapkan, siswa juga harus dipersiapkan dengan berbagai latihan, terutama cara mengisi lembaran jawaban secara `online`," ujarnya.

Diakuinya, SMP di Kota Ambon pada umumnya memiliki komputer, namun belum bisa mencukupi dibandingkan dengan banyaknya peserta ujian.

Satu sekolah dengan peserta ujian 60 orang harus memiliki 20 komputer guna menangani tiga kelompok ujian masing-masing 20 orang setiap dua jam pelaksanaan UNBK.

Benny berharap selain pelaksanaan UN daring, Dinas Pendidikan dapat juga melakukan penerimaan siswa baru (PSB) secara daring.

"Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya penumpukan siswa di sekolah unggulan. Seluruhnya harus dilaksanakan secara objektif dan terbuka. Selain itu, juga mencegah manipulasi data dan hasil ujian siswa. Kami berharap ke depan semua dilaksanakan secara transparan," kata Benny. 

Pewarta: Penina Mayaut

Editor : John Nikita S


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2017